BMKG Melalui Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak Bakal Gelar Sekolah Lapang Nelayan Tahap 2

BMKG, melalui Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak akan mengadakan Sekolah Lapang Nelayan Tahap II Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019.

BMKG Melalui Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak Bakal Gelar Sekolah Lapang Nelayan Tahap 2
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Danu Triatmoko, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak. 

BMKG Melalui Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak Bakal Gelar Sekolah Lapang Nelayan Tahap 2

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - BMKG, melalui Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak akan mengadakan Sekolah Lapang Nelayan Tahap II Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019.

Danu Triatmoko, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak mengatakan bahwa Untuk Tahun ini, Sekolah Lapang Nelayan akan dilaksanakan di Bulan Februari 2019 di salah satu Hotel Pontianak, dengan perkiraan Jumlah peserta 25 - 30 orang yang di ambil dari Penyuluh Perikanan serta Nelayan dari seluruh kabupaten pesisir Kalimantan Barat.

Ia mengatakan bahwa kegiatan ini di maksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mengakses informasi cuaca dan iklim maritim oleh penyuluh dan nelayan/pembudidaya.

Baca: Ahok Bebas, Jokowi Akui Belum Memiliki Rencana Untuk Bertemu Ahok

Baca: Resmikan Gedung Unit PPA Sat Reskrim, Kapolres Landak Berikan Pesan Khusus

Baca: Atbah: Revisi RPJMD Untuk Menegaskan Visi Misi Pembangunan

Serta kegiatan ini di tujukan untuk Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam memanfaatkan informasi cuaca dan iklim maritim guna antisipasi dan adaptasi terhadap dampak fenomena iklim ekstrim.
Nelayan yang mampu memanfaatkan informasi cuaca dan iklim maritim untuk meningkatkan ekonomi dan keselamatan.

"Untuk jangka pendek, Kegiatan ini untuk Membantu nelayan untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang informasi cuaca dan iklim maritim dan memanfaatkan informasi tersebut dalam praktek perikanan mereka, kemudian untuk tujuam jangka Panjang, di harap kegiatan ini dapat Merangsang pengembangan ekonomi maritim yang berkelanjutan bagi nelayan dan pembudidaya dimana informasi cuaca dan iklim maritim adalah jantung dari strategi dan proses pengambilan keputusan,"paparnya saat di temui Tribun, Kamis (24/01/2019).

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved