Tenteng Senjata di Bandara

Terkait Insiden di Bandara Rahadi Usman Ketapang, Lukman: Kami Sudah Lakukan Sosialisasi

Apa yang kami lakukan juga tidak melanggar aturan. Sosialisasi juga sudah kami lakukan,

Terkait Insiden di Bandara Rahadi Usman Ketapang, Lukman: Kami Sudah Lakukan Sosialisasi
KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
VIDEO Detik-Detik Calon Penumpang WingsAir Ngamuk dan Bawa Senjata Tajam di Bandara Ketapang 

Terkait Insiden di Bandara Rahadi Usman Ketapang, Lukman: Kami Sudah Lakukan Sosialisasi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Peristiwa protes ofensif terhadap tarif bagasi penumpang Wings Air di bandara Ketapang mengundang keprihatinan pihak Lion Group. Branch Manager Lion Air Kalbar, Lukman, menyayangkan hal tersebut terjadi.

"O iyalah (sangat disayangkan). Harusnya kan tidak seperti itu," ujarnya, saat dihubungi,  Rabu (23/01/2019).

Ia mengungkapkan, tidak ada regulasi yang dilanggar pihaknya dalam kebijakan penerapan tarif bagasi.

Dengan kata lain, penerapan tarif bagasi sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Apa yang kami lakukan juga tidak melanggar aturan. Sosialisasi juga sudah kami lakukan," kata Lukman lagi.

Baca: Petugas Padamkan Api Yang Hanguskan Rumah Warga di Jalan Siaga

Baca: BREAKING NEWS - Kebakaran Jalan Siaga, Petugas Berjibaku Padamkan Kobaran Api

Apalagi, sosialisasi sudah dilakukan pihaknya jauh-jauh hari. Bahkan sejak dua pekan sebelum tarif bagasi diterapkan.

Karena itu, pihaknya menurutnnya sudah menjalankan mekanisme yang seharusnya. Termasuk menyampaikan informasi terkait penerapan kebijakan bagasi bertarif ini kepada pelanggan.

Ia, menolak bahwa informasi tak masif sampai ke masyarakat selaku. Apalagi, katanya, dalam sehari pihaknya menerbangkan ratusan penumpang dan nyaris tanpa keluhan berlebih dari konsumen.

"Pada hari itu ada ratusan penumpang yang terbang, dan hanya satu itu yang marah. Gimana tuh?," lanjutnya.

Baca: Bea Cukai Kalbagbar Tunjukkan Barang Bukti Lelong Hasil Tangkapan

Oleh karena itu, kejadian itu tersebut kasuistik dan pengecualian saja. Ia, juga mengapresiasi kesigapan aparat yang cepat menyikapi peristiwa tersebut.

Ia juga menyatakan bahwa kejadian tersebut tak sampai menyebabkan traumatik pada staff-nya di pelayanan konsumen. Ia juga berharap Berharap penerbangan tetap lancar seperti biasa.

Terkait dengan apakah kejadian akan menjadi titik balik bagi Lion Group meninjau kembali kebijakan tersebut, ia menolak mengomentari hal tersebut. "Itu kebijakan manajemen di pusat," pungkasnya.

Penulis: Ishak
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved