Sosialisasi Deteksi Dini Resiko Terjadinya Luka Kaki Pada Penderita Diabetes

STIK Muhammadiyah Pontianak mengadakan sosialiasi deteksi dini resiko terjadinya luka kaki pada penderita diabetes.

Sosialisasi Deteksi Dini Resiko Terjadinya Luka Kaki Pada Penderita Diabetes
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Pelaksanaan sosialisasi deteksi dini resiko terjadinya luka kaki pada penderita diabetes di RT005/RW008, Kelurahan Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota. 

Sosialisasi Deteksi Dini Resiko Terjadinya Luka Kaki Pada Penderita Diabetes

Citizen Reporter Kepala Pusat Humas, Promosi dan PMB STIK Muhammadiyah Pontianak, Ns. Usman, M.Kep

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - STIK Muhammadiyah Pontianak mengadakan sosialiasi deteksi dini resiko terjadinya luka kaki pada penderita diabetes.

Sosialisasi tersebut diadakan di RT005/RW008, Kelurahan Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota. Pelaksanaan dilakukan pada dua periode, periode pertama pada bulan September 2018 dan periode kedua pada bulan Januari 2019.

Baca: Jadwal Piala Indonesia Hari Ini: Persija Vs Kepri Jaya 757 Live RCTI, Barito Putera vs PSS Sleman

Baca: TERPOPULER - ILC TVOne LIVE Hingga Calon Penumpang WingsAir Ngamuk

Baca: Shannon Clifton Diperkosa Ayahnya 4 Kali Sehari Selama 8 Tahun, Alami Keguguran Beberapa Kali

Penanggungjawab sosialisasi, Kharisma Pratama yang juga dosen 
Keperawatan STIK Muhammadiyah Pontianak mengatakan kegiatan ini dilaksanakan, sebagai penanggulangan terjadinya luka kaki pada penderita Diabetes.

"Sebagai penanggulangan terjadinya luka kaki pada penderita Diabetes. Dimana saat ini sedang meningkat jumlah penderitanya, serta meningkatkan kualitas hidup penderita Diabetes," jelas Kharisma, Rabu (23/1/2019).

Kharisma menuturkan kegiatan dilaksanakan dengan melakukan atau memberikan pendidikan kesehatan, yang kemudian dilanjutkan pemeriksaan gula darah serta pendeteksian resiko kaki diabetes.

"Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara berkala, mengingat penyakit DM adalah penyakit yg dapat dikontrol komplikasikan dengan monitoring yg ketat," tegasnya.

Warga sangat antusias dengan sosialisasi ini, satu diantara Warga Wati mengatakan kegiatan ini sangat memberikan banyak manfaat, terlebih bagi penderita DM.

"Sehingga para penderita DM dapat terhindar dari salah satu komplikasi yang sangat membahayakan seperti luka pada kaki itu sendiri. Karena seperti yang telah diketahui, jika pasien DM kena luka maka akan sangat lama sembuhnya dan dapat berakibat pada amputasi dan kematian," paparnya.

Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Ketua RT.005, Ketua RW.008, beserta seluruh masyarakat setempat.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved