Wakili Kalbar di Indonesia Mengajar, Alumnus FKIP Untan Ini Saksi Perjuangan Anak Pesisir Raih Mimpi

Funun menjadi satu diantara 40 orang yang lulus seleksi mengalahkan 21 ribu yang ikut dalam seleksi dan yang lebih membuatnya bangga

Wakili Kalbar di Indonesia Mengajar, Alumnus FKIP Untan Ini Saksi Perjuangan Anak Pesisir Raih Mimpi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANGGITA PUTRI
Funun Salmania Basri Pengajar Muda Indonesia Mengajar perwakilan Kalbar yang bertugas selama setahun di SD 002 Desa Kelarik Kecamatan Bunguran Utara Kabupaten Kepulauan Natuna. 

Wakili Kalbar di Indonesia Mengajar, Alumnus FKIP Untan Ini Saksi Perjuangan Anak Pesisir Raih Mimpi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Funun Salmania Basri (24) adalah satu-satunya pemudi asal Kota Pontianak yang berhasil mengikuti program Indonesia Mengajar.

Ia mengalahkan 21 Ribu pemuda-pemudi Indonesia dan lulus menjadi pengajar muda.

Funun menjadi satu diantara 40 orang yang lulus seleksi mengalahkan 21 ribu yang ikut dalam seleksi dan yang lebih membuatnya bangga ia menjadi satu-satunya diangkatan ke-15 Indonesia mengajar mewakili pemuda Kalbar.

Baca: Pelajar SD Tiap Hari Jalan Kaki 2 Km Demi ke Sekolah, Anggota Polsek Belitang Tawarkan Bantuan

Baca: Sambut MRSF, Polres dan DPD PGK Ketapang Gelar Rapat Koordinasi bersama Forkopimda

Baca: Link LIVE STREAM Korea Selatan Vs Bahrain, Big Match Live Streaming AFC Asian Cup UAE Jam 20.00 WIB

Berawal dari kebiasaannya menonton acara yang memperlihatkan aktivitas masyarakat perbatasan di YouTube akhirnya hal tersebut yang membuatnya tertarik untuk mencoba mengikuti program mengajar didaerah perbatasan dan tertinggal.

Indonesia Mengajar (IM) merupakan sebuah lembaga yang merekrut, melatih, dan mengirim generasi muda terbaik bangsa ke berbagai daerah di Indonesia untuk mengabdi sebagai Pengajar Muda (PM) di Sekolah Dasar (SD) dan masyarakat selama satu tahun.

Funun adalah lulusan Pendidikan Matematika Universitas Tanjungpura 2016 dirinya merasa sangat tersentuh dengan semangat anak-anak pulau Natuna.

Dirinya yang sedari SD hingga kuliah menempuh pendidikan di Kota Pontianak dengan berbagai fasilitasnya sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan anak Natuna.

Baca: KPU Sebut Total Relawan Demokrasi di Seluruh Kalbar Berjumlah 770 Orang

Baca: Musim Penghujan, Masyarakat Diimbau Kurangi Aktifitas di Luar Rumah

Baca: Mandala Shoji Mantan kekasih Vanessa Angel Resmi Dipenjara, Gagal Jadi Anggota Dewan!

Bagaimana anak-anak harus mengalahkan ombak untuk dapat menerima pendidikan dibangku sekolah setiap hari yang dilihatnya.

“Sampai saat ini Indonesia mengajar sudah pada angkatan 17, Alhamdulillah kemarin saya bisa terpilih dan mengikuti program tersebut sebagai angkatan ke-15,” ucap Funun saat menjadi pembicara dan berbagi pengalamannya pada acara yang digelar Aksi Sedekah Pendidikan di salah satu cafe di Kota Pontianak pada Sabtu (19/1/2019) lalu.

Halaman
123
Penulis: Anggita Putri
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved