Kapal Motor Karam

UPDATE Tragedi Kapal Teggelam di Sungai Kapuas, 12 Penumpang Hilang dan Badan Kapal Masih Misterius

Hidayat menjelaskan peristiwa ini terjadi, Sabtu (19/1/2019) sekitar pukul 20.00 WIB dengan jumlah penumpang kapal sebanyak 24 orang.

UPDATE Tragedi Kapal Teggelam di Sungai Kapuas, 12 Penumpang Hilang dan Badan Kapal Masih Misterius
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Kondisi penumpang selamat dalam musibah kapal motor penyeberangan tengelam di Sungai Kapuas, Kecamatan Semitau Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, Sabtu (19/1/2019). Kapal ini membawa 24 penumpang, 11 selamat, satu meninggal dunia dan 12 dinyatakan hilang. 

UPDATE Tragedi Kapal Teggelam di Sungai Kapuas, 12 Penumpang Hilang dan Badan Kapal Masih Misterius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Hingga hari ketiga,tim masih melakukan pencarian 12 korban hilang dalam tragedi kapal karam di Dermaga Penyebrangan SJRE, Sungai Kapuas, Desa Nanga Seberuang, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar). 

Selain para korban, tim juga masih melakukan pencarian badan kapal yang hingga, Senin (21/1/2019), belum terdeteksi keberadaanya.

Camat Semitau, H Mas Hidayat mengatakan, 24 penumpang dipastikan menjadi korban dalam tragedi ini.

Para korban diketahui merupakan karyawan KHTE (Perusahaan Sawit).

"Saat kejadian malam itu, mereka menghadiri acara pernikahan keluarga. Korban adalah karyawan KHTE Perusahaan Sawit, dan rata-rata warga asal Flores NTT," kata Hidayat via WhatsApp, Senin (21/1/2019).

Baca: Istri Ustaz Maulana Meninggal, Derita Kanker Selama 7 Tahun & Tak Ingin Pasang Selang di Anus

Baca: Rebutan Pacar, Dua Siswi Saling Pukul & Jambak Rambut: Videonya Viral hingga Ditangani Polisi

Hidayat menjelaskan peristiwa ini terjadi, Sabtu (19/1/2019) sekitar pukul 20.00 WIB dengan jumlah penumpang kapal sebanyak 24 orang.

"Jadi mereka yang selamat 11 orang, satu meninggal dunia (anak kecil berusia 1,3 tahun), dan 12 masih hilang di sungai. Kini masih dalam pencarian oleh seluruh petugas dan masyarakat," katanya.

Hidayat mengatakan, kapal yang ditumpangi para korban turut tenggelam dan belum ditemukan hingga Senin siang.

Diduga, kapal bocor dan kelebihan penumpang menjadi penyebab tragedi ini.

Halaman
1234
Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved