Warga Ella Hilir Keluhkan Sulitnya BBM Jenis Premium di SPBU

Udin, salah satu masyarakat Desa Pelempai Jaya mengatakan, kekecewaan masyarakat itu karena sistem pembagiannya.

Warga Ella Hilir Keluhkan Sulitnya BBM Jenis Premium di SPBU
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Antrian di salah satu SPBU di Kecamatan Ella Hilir, Minggu (20/1/2019) 

Warga Ella Hilir Keluhkan Sulitnya BBM Jenis Premium di SPBU

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI,- Warga masyarakat, Desa Pelempai Jaya, Kecamatan Ella Hilir mengeluhkan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Premium atau Bensin di SPBU.

Kekecewaan masyarakat Kecamatan Ella Hilir dan sekitarnya tersebut, lantaran pelayanan dan sistem pembagian minyak oleh oknum di SPBU merugikan masyarakat.

Udin, salah satu masyarakat Desa Pelempai Jaya mengatakan, kekecewaan masyarakat itu karena sistem pembagiannya.

Baca: Cegah Maraknya Prostitusi, Pemkab Kubu Raya Bakal Ambil Langkah di Dua Lokasi Ini

Baca: Hasil Adrien Broner Vs Manny Pacquiao World Boxing: Pacman Menang Angka di Tiga Ronde Pertama

Baca: Kronologi Kasus Dua Pemuda Cabuli Gadis Dibawah Umur, Pelaku Ikat Korban di KIU

"Kekecewaan masyarakat pertama terhadap sistem pembagiannya, masyatakat Kecamatan Ella Hilir dan Kecamatan Menukung serta sebagian di daerah pinoh kota perbatasan dengan Kecamatan Ella misalnya Nusa Pandau dan daerah Pinoh Utara sebagian seperti Sungai Pinang, Otak , dan Selawoh tidak pernah merasakan dapat minyak bensin di pertamina terkecuali pertalit untuk jalur umum," ujarnya, Minggu (20/1/2019).

Menurutnya, ada oknum pengantri yang bisa mendapatkannya. Sementara pihak masyarakat dan pengantri kecil lainnya merasa dirugikan karena sistem pambagiannya.

Oleh karenanya, Udin meminta agar ada pembatasan bagi pengantre agar nantinya masyarakat bisa mendapatkan BBM jenis premium atau Bensin tersebut.

"Harus ada pembatasan, dan Disisakan untuk jalur umum karena kasian untuk masyarakat sekitar," jelasnya.

Dirilis yang diterima Tribun, Udin juga mengatakan, bagi daerah pedalam banyak masyarakat buang tidak merasakan BBM yang konon katanya di subsidi oleh pemerintah itu.

"Mereka tidak bisa mendapatkan jatah bantuan subsidi jenis premium, sedangkan ini bantuan untuk masyarakat umum. Bukan untuk golongan atau kelompok apa lagi masyarakat yang berharap di partamina ada prenium teryata tidak ada," bebernya.

"Sedangkan masyarakat lokal lebih banyak menggunakan premium dari pada Pertalite di tambah lagi sebagian masyarakat tidak mau mengunakan Pertalite," tuturnya.

Untuk itu, ia berharap agar ada penertipan dan bisa mendapatkan apa yang diharapkan.

"Masyarakat mengaharapkan adanya segera penertipan di Pertamina khususnya di Kecamatan Ella Hilir yang berada di lokasi Desa pelempai jaya," tutupnya. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved