Rihat Sebut Sudah Saatnya Pemda Memikirkan Seni Budaya

Oleh karena itu kata dia, mudah-mudahan dengan pemimpin baru, gubernur dan walikota baru, bisa lebih memikirkan hal itu.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya' M Nurul Anshory
Ketua Umun Kerukunan Masyarakat Batak, Rihat Nasir Silalahi. 

Rihat Sebut Sudah Saatnya Pemda Memikirkan Seni Budaya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -Ketua Umun Kerukunan Masyarakat Batak (Kerabat) Kalbar, Rihat Natsir Silalahi mengatakan, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di Kalbar sudah saatnya memikirkan senibudaya dan kearifan lokal, Minggu (20/1/19).

"Nampaknya Pemeda atau pemangku kepentingan sudah waktunnya memikirkan, merawat, dan menggali senibudaya kearifan lokal kita menjadi komoditas bersama," ujarnya.

Menurutnya melalui senibudaya bisa merajut persatuan kesatuan yang terkandung didalam sila ketiga

Baca: Ini Tanggapan Ketua Gapki Kalbar Terkait Peraturan Pemerintah Untuk Harga TBS Kelapa Sawit

Baca: Karolin Tegaskan Dunia Pendidikan Adalah Prioritasnya

Baca: Buka Lapangan Bola, Desa Nyayum Lakukan Ritual Adat

Oleh karena itu kata dia, mudah-mudahan dengan pemimpin baru, gubernur dan walikota baru, bisa lebih memikirkan hal itu.

"Seperti yang dihadiri pak wali kota kemarin di acara PJKB sudah bagus, jadi merawat seni budaya kearifan lokal yang beragam itu di share kepada etnis lain sehingga ada empati simpati apresiasi," tuturnya.

Kalau sudah muncul itu tadi kata dia, itulah dia persahabatan persaudaraan. "Saya kira itu adalah kunci penting integritas nasionalisme," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved