Kalau Mau Gabung PDIP, Ahok Dipersilakan Mengajukannya Secara Tertulis
Sekertaris TKN Jokowi - Maruf Amin ini berharap Ahok seusai bebas dari Rutan Mako Brimob bisa terlebih dahulu menikmati hidupnya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menanggapi wacana Mantan Gubernur DKI Jakarta,Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan bergabung dengan PDI Perjuangan.
Hasto Kristiyanto menerangkan, rencana bergabungnya Ahok ke Partai berlambang moncong putih ini tidak akan terjadi dalam waktu debat.
Terlebih, kata Hasto, langsung setelah Ahok bebas pekan depan.
Untuk itu, Hasto Kristiyanto mengatakan PDI Perjuangan akan memberikan waktu rehat terlebih dahulu untuk Ahok.
Baca: Masih Tanda Tanya, Ahok Dibebaskan di Mako Brimob atau Lapas Cipinang?
"Kita berikan kesempatan untuk Pak Ahok untuk menikmati kehidupan pribadinya dulu," kata Hasto Kristiyanto saat di sela safari kebangsaan V di Kramat Jati, Jakarta, Sabtu (19/1/2019).
Sekretaris TKN Jokowi - Maruf Amin ini berharap Ahok seusai bebas dari Rutan Mako Brimob bisa terlebih dahulu menikmati hidupnya.
Hasto Kristiyanto pun meminta agar publik tidak memberi desakan untuk Ahok kembali menggeluti bidang politik.
Meski demikian, Hasto Kristiyanto mengatakan PDI Perjuangan tak menutup pintu bagi Ahok.
Jika memang ingin berkontribusi ke PDI Perjuangan, maka dipersilahkan mengajukan pernyataan tertulis.
"Untuk jadi anggota PDIP, seseorang harus mengajukan pernyataan tertulis," jelas Hasto Kristiyanto.
Dikabarkan, Ahok direncanakan akan menghirup udara segar sepekan mendatang yakni 24 Januari 2019.
Ahok bebas setelah menjalani hukuman dua tahun dalam kasus penodaan agama.
Artikel Ini Sudah Tayang di Tribunnews.com dengan Judul "PDI Perjuangan: Berikan Waktu Untuk Ahok Menikmati Urusan Pribadinya"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/hasto-k.jpg)