Breaking News:

Pelajar SMKN 2 Singkawang Raih Nilai Tertinggi Tes Bahasa Inggris

Pelajar SMKN 2 Kota Singkawang, Winnie Fu (17) meraih nilai tertinggi dalam tes bahasa inggris yang berlangsung di sekolah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Pelajar SMKN 2 Kota Singkawang, Winnie Fu (17) berfoto bersama gurunya di halaman SMKN 2, Jalan Bambang Ismoyo, Kelurahan Jawa, Kecamatan Singkawang Tengah, Kamis (17/1/2019). 

Pelajar SMKN 2 Singkawang Raih Nilai Tertinggi Tes Bahasa Inggris

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pelajar SMKN 2 Kota Singkawang, Winnie Fu (17) meraih nilai tertinggi dalam tes bahasa inggris yang berlangsung di sekolah, Sabtu (27/10/2018) lalu.

Winnie mendapatkan skor 945 pada Test of English for International Communication (TOEIC) dan menyisihkan 72 siswa lainnya, termasuk 6 gurunya.

"Saya yakin bisa dapat nilai baik, tapi gak nyangka bisa satu sekolah," katanya, Kamis (17/1/2019).

Pelajar kelahiran 28 November 2001 ini sedari kecil saat berumur lima tahun sudah dikenalkan bahasa Inggris oleh ayahnya.

Kemampuan bahasa Inggrisnya semakin terlatih saat ia mengikuti les struktur bahasa Inggris mulai kelas 1 hingga 6 SD.

Baca: Jelang Imlek Dan Cap Go Meh, Sejumlah Komiditi Alamai Kenaikan

Baca: Istri dan 2 Anak Kandung Meracun dan Menghabisi Seorang Ayah di Aceh! Jasad Dibuang ke Jurang

Baca: Warga Siantan Harap Pemerintah Segera Bangun Jembatan Sungai Selamat Sebelum Jatuh Korban

Tak ayal kemampuan bahasa Inggrisnya cukup mumpuni. Ia terbiasa berbicara dalam bahasa Inggris.

Bahasa Inggris itu kata anak kedua dari dua saudara ini tidak sulit. Apalagi orang Indonesia sudah terbiasa bicara dua bahasa yakni bahasa Indonesia dan bahasa daerah masing-masing.

Sehingga untuk belajar bahasa inggris tidak begitu susah karena struktur bahasanya agak mirip dengan bahasa Indonesia.

"Kalau berusaha pasti bisa," tutur pelajar kelas XII Multimedia 2.

Koordinator Pelaksana TOEIC, SMKN 2 Kota Singkawang, Ratnawati mengatakan Winnie Fu meraih hasil TOEIC di level tertinggi, level general professional proficiency dalam program bantuan sertifikasi TOEIC dari Divisi Pengembangan SMK (DPSMK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, tahun 2018.

Sekolah diberi kesempatan untuk mengikuti program ini. Semua siswa di kelas XII di tes.

Dari 338 siswa kemudian terjaring 82 orang untuk mengikuti tes TOEIC. Pada pelaksanaan 27 Oktober 2018, ada 79 siswa dan 6 guru dengan total 85 orang yang mengikuti tes.

"Dari 85 orang Winnie Fu mendapat nilai tertinggi 945," ujarnya.

TOEIC ini digunakan sebagai satu di antara persyaratan untuk mencari kerja di luar negeri.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved