Keracunan Dalam Kapal

Keluarga Korban Keracunan Banyak Temukan Kejanggalan Sebelum Kejadian

Dari ke 10 korban warga Pontianak tersebut 1 dinyatakan meninggal dunia bernama Mursidi.

Keluarga Korban Keracunan Banyak Temukan Kejanggalan Sebelum Kejadian
Kolase/Tribunpontianak.co.id
Belasan penumpang alami keracunan zat kimia di dalam Kapal Motor Sri Rezeki, di Dermaga CPO, Desa Nanga Seberuang, Kecamatan Semitau, Rabu (16/1/2019) pukul 07.00 WIB. 

Keluarga Korban Keracaunan Banyak Temukan Kejanggalan Sebelum Kejadian

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kabupaten Kapuas Hulu kemarin di Heboh kan dengan di temukan ya 12 orang ABK kapal yang keracunan didalam sebuah kapal, dan dari ke 12 orang tersebut 10 di antaranya adalah warga Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak.

Dari ke 10 korban warga Pontianak tersebut 1 dinyatakan meninggal dunia bernama Mursidi.

Hari ini, Jenazah Mursidi sudah di makamkan di Desa Kelahiran nya di Desa Pasak Tiaang, kecamatan Ambawang Kabupaten Kubu Raya.

Hal ini di ungkapkan oleh Subandi (44) Adik ipar Korban saat di temui Tribun di rumah duka yang terletak di Komplek UK, Jalur 2, Kecamatan Pontianak Barat.

Baca: Pisah Sambut Pimpinan PLN, Richard: Saya Sudah Siapkan Roadmap Melistriki Kalbar hingga Pelosok

Baca: Tiga Calon Rektor Untan Akan Ikuti Pemilihan Putaran Selanjutnya

Subandi mengungkapkan bahwa Mursidi meninggalkan seroang istri yakni Siti Jawiah dan seorang anak perempuan bernama Vanesa Salsa Nabila.

Subandi mengatakan bahwa saat jenazah hendak di makamkan teman Mursidi yang menjadi korban pun turut hadir mengantarkan kepergian jenazah Mursidi.

"Tadi kawan - kawanny pun ada datang juga, tapi keadaannya mereka pun masih keliatan ngambang - ngambang,"ujarnya.

Ia menceritakan bahwa almarhum bekerja sebagai buruh angkut pupuk tersebut sejak 6 bulan terakhir, dan telah 3 kali berangkat ke daerah putusibau.

"Setiap kali berangkat ni sebulan sekali Balek,"tuturnya.

Baca: Jalin MoU Dengan DPRD, Kejari Minta DPRD Tingkatkan Tupoksi

Baca: DPRD-Kejari Teken MoU Penanganan Masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

Baca: TKN Klaim Jokowi-KH Maruf Unggul Didebat Perdana

Sebelum kepergiannya untuk bekerja kali ini, pihak keluarga telah merasakan sesuatu yang aneh dari almarhum.

Almarhum kerab terlihat termenung, dan tak nafsu makan.

"Memang udah ninggalkan kesan yang berbeda gitu lah, beliau ni suka menyendiri, biasanya kumpul begurau, tapi semenjak mau berangkat yang ketiga ini banyak diam,"ungkapnya.

"Biasanya juga kalau dia makan inikan banyak, Indomie 2 bungkus habis nasi,tapi ini Ndak habis, dan yang biasanya sayur yang dak dia suka, malah dia makan, dan sore sebelum dia berangkat dia manjat pohon kelapa dulu metik kelapa,"imbuhnya

Mursidi sendiri dikenal sebagai pribadi yang baik dan berjiwa sosial yang tinggi, sehingga keluarga mengaku sangat kehilangan atas kepergian almarhum.

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved