Seorang Caleg di Kota Singkawang Terancam Pidana

Zulita menyebutkan, jika caleg yang bersaing untuk memperebutkan satu kursi di DPRD Kota Singkawang itu diduga telah menjanjikan barang atau materi

Seorang Caleg di Kota Singkawang Terancam Pidana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Ketua Panwaslu Kota Singkawang, Zulita 

Seorang Caleg di Kota Singkawang Terancam Pidana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bawaslu Kota Singkawang melimpahkan berkas perkara dugaan pelanggaran pidana pemilu ke Kejaksaan.

Pelimpahan berkas perkara tersebut dilakukan setelah Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan yang tergabung dalam Sentra Gakumdu melakukan pendalaman dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh seorang caleg DPRD Kota Singkawang.

Baca: Disbun Kalbar Lakukan Stabilisasi Harga TBS Kelapa Sawit dengan Pergub Nomor 63 Tahun 2019

Baca: Kutuk Perilaku Pencabulan di Kapuas Hulu, Kusnadi: Ini Bukan Hanya Tanggung Jawab Pendidik

Baca: Pangdam XII/Tanjungpura Tinjau Lokasi TMMD ke Desa Batu Lapis

Baca: Pasangan Artis Muda Randy Martin dan Cassandra Lee Dinilai Terlalu Dewasa, Pernah Mandi Bareng

Baca: Kronologi Penangkapan Aris Idol, Berawal dari 300 Butir Ekstasi: Digrebek Saat Pesta Narkoba

“Dugaan pelanggarannya pasal 280 ayat 1 huruf J, kemudian ancaman pidananya pasal 523 ayat 1 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu. Kemudian dilakukan klarifikasi, dari hasil klarifikasi dan kajian kita di sentra gakumdu, naiklan pada pembahasan kedua," kata Zulita Ketua Bawaslu Kota Singkawang, Rabu (16/01/2019).

"Yang kesimpulannya memenuhi dugaan tindak pidana pemilu. Ancaman pidananya kurungan penjara dua tahun dan denda Rp. 24 Juta,” kata Zulita.

“Setelah proses penyidikan berjalan, kemudian kita lanjut pada pembahasan tahap ketiga. Kita lakukan pemberkasan dan kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri. Sudah P21 tanggal 14 Januari kemarin,” lanjutnya.

Zulita menyebutkan, jika caleg yang bersaing untuk memperebutkan satu kursi di DPRD Kota Singkawang itu diduga telah menjanjikan barang atau materi yang tertuang dalam sebuah surat perjanjian.

“Masalah ini terjadi pada bulan November lalu. Informasinya kami dapat dari panitia pengawas kecataman Singkawang Utara. Materinya dalam bentuk screenshot surat perjanjian yang ditandatangani bermaterai. Iya oleh caleg bersangkutan,” tukasnya. 

Baca: Pasangan Artis Muda Randy Martin dan Cassandra Lee Dinilai Terlalu Dewasa, Pernah Mandi Bareng

Baca: Kronologi Penangkapan Aris Idol, Berawal dari 300 Butir Ekstasi: Digrebek Saat Pesta Narkoba

Berikan Pendampingan

Ketua DPD Hanura Kalbar, Suyanto Tanjung menyesalkan adanya satu diantara calegnya yang terkena pidana pemilu di Kota Singkawang.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved