Firdaus Ungkap Tiga Program Utama 2019 di Tingkat SMP di Kubu Raya

Terkait kurikulum, pihaknya saat ini masih melakukan pendataan untuk menghadapi ujian nasional yang akan di gelar di bulan April mendatang.

Firdaus Ungkap Tiga Program Utama 2019 di Tingkat SMP di Kubu Raya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2018 dengan mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Pontianak, Jalan Selayar, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (23/4/2018) pagi. Pjs Wali Kota Pontianak Mahmudah yang meninjau pelaksanaan UNBK 2018 menegaskan Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pendidikan siap melaksanakan UNBK SMP 2018 di Kota Pontianak. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Firdaus Ungkap Tiga Program Utama 2019 di Tingkat SMP

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya Sy Mohammad Firdaus mengatakan, secara umum pendidikan SMP, pihaknya masih melanjutkan program dari tahun sebelumnya.

Dimana diakuinya ada tiga program sasaran pokok yang akan dilaksanakan di 2019.

"Tingkatkan program pendidikan SMP ini ada tiga, yakni berkaitan dengan kurikulum dan penilian, terkait kelembagaan sarana dan parasarana dan yang ketiga terkait dengan pembanggunan peserta didik," ujarnya.

Baca: Mau Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan dari Yayasan Palung? Ini Persyaratannya

Baca: Jalan Berlubang di Belitang, Polisi Bersama Warga yang Melintas Pasang Tanda

Baca: New Avanza 2019, Langkah Toyota Pertahankan Dominasi di Segmen Pasar LMPV Tanah Air

Terkait kurikulum, pihaknya saat ini masih melakukan pendataan untuk menghadapi ujian nasional yang akan di gelar di bulan April mendatang.

"Ujian nasional ini masih sama seperti tahun sebelumnya, masih menggunakan kertas pensil dan ujian nasional berbasis komputer (UNBK)," katanya.

Pihaknya saat ini melakukan pemantapan untuk menerapkan kurikulum K13 yang merupakan program nasional.

"Kita menargetkan tahun ini, sudah tuntas menerapkan K13 disekolah, walaupun masih ada sekolah kelas VIII dan IX meggunakan KTSP. Tapi kita perkirakan, tahun 2021 nanti keseluruhan ujian itu menggunakan K13," tuturnya

Terkait pengembangan sarana dan prasarana, Firdaus menambahkan, pihaknya masih mengikuti aturan sekolah dengan menggunakan anggaran yang ada.

Baik yang bersumber dari alokasi dana umum maupun dari dana alokasi khusus.

"Sarana dan prasarana ini bersifat rehabilitasi dan membangun ruang kelas baru dan ditambah sedikit pembenahan halaman dan pagar. Selain itu mebeler juga kita tingkatkan lagi lebih banyak, karena kebutuhan mebeler ini dari tahun-ketahun hanya bisa menyicil. Kami berharap semua sekolah, kebutuhan mebeler tersebut terpenuhi semua secara optimal," tuturnya.

Terkait pembanggunan karakter peserta didik, pihaknya masih melaksanakan otoritas yang deprogram dari pusat, seperti olimpiade- olimpiade, baik olahraga, seni, Sain dan sejenisnya.

Tahun ini, pihanya juga meningkatkan kembali, kegiatan gala siswa Indonesia, seleksi sepekbola tingkat SMP yang berkolaborasi dengan PSSI.

"Nantinya kita saring bibit-bibit pemain untuk mewakili tingkat Kabupaten ke tingkat provinsi dan selanjutnya, hingga menjadi bibit-bibit pemain terbaik di tingkat nasional," tuturnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved