Buka Rakernas FKDB, Wagub Ria Norsan Bicara Kedaulatan Pangan

Ia optimis akan terwujud kedaulatan pangan yang ditekankan pada kecukupan kebutuhan pangan bagi individu dan rumah tangga.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKY PRABOWO RAHINO
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria foto bersama usai buka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) di Hotel Kapuas Dharma, Jalan Imam Bonjol, Kota Pontianak, Rabu (16/1/2019). 

Buka Rakernas FKDB, Wagub Ria Norsan Bicara Kedaulatan Pangan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria buka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) di Hotel Kapuas Dharma, Jalan Imam Bonjol, Kota Pontianak, Rabu (16/1/2019).

Rakernas FKDB Tahun 2019 di Provinsi Kalbar bertema Kedaulatan Pangan Sebagai Langkah Awal Kemakmuran dan Kesejahteraan.

Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan berharap forum ini bawa perubahan untuk Kalbar. Menurut dia, keberadaan forum ini sangat positif lantaran bergerak di bidang sosial, ekonomi, pendidikan dan bisnis.

Baca: Atur Indeks Harga Beli TBS Kelapa Sawit, Pemprov Kalbar Sosialisasikan Pergub 63 Tahun 2018

Baca: Tak Mau Ketinggalan, Gubernur Kalbar Unggah Foto Jadul 10 Year Challenge!

"Pemprov Kalbar sangat mengapresiasi keberadaan FKDB," ungkapnya.

Tema yang diambil, kata dia, punya arti dan makna penting lantaran punyai arti dan makna penting. Sebab, kedaulatan pangan Indonesia jadi sebuah perjuangan tidak mudah diwujudkan di tengah arus perdagangan dunia dan perubahan iklim ekstrim melanda banyak negara termasuk Indonesia.

Mantan Bupati Mempawah itu menimpali kemandirian pangan akan terwujud jika ada sentuhan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PTEK). Selain itu, diperlukan kekuatan menyatu seluruh stakeholder untuk dasar program dengan target tertentu dalam bentuk konsorsium atau sinergi.

Baca: Tahun 2019, Toyota Avanza Tetap Ditarget Terjual Seribuan Unit di Kalbar

Baca: L-MPV Pasar Paling Gemuk! Toyota Avanza Buktikan Proven by Bettle di Persaingan Perebutan Pasar

"Pemerintah akan bisa mengatasi hal ini melalui kebijakan pangan mandiri," terangnya.

Pemerintah, kata dia, harus dapat berikan jaminan pendistribusian hak pangan bagi rakyat agar rakyat mampu memproduksi pangan sendiri serta menjamin keberlanjutan produksinya lepas dari berbagai bias dan distorsi.

"Pemerintah harus bangkitkan rasa cinta masyarakat kepada produk pangan nasional," katanya.

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved