Perawat Gigi Ditusuk

Polisi Terus Selidiki Kasus Penusukan Terhadap Perawat Gigi di Mempawah

Kasus Penusukan terhadap Fitriani (42) masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Polisi Terus Selidiki Kasus Penusukan Terhadap Perawat Gigi di Mempawah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pihak Kepolisian saat melakukan olah TKP korban penusukan, di Jalan Raya Pal 9 Desa Anjungan Dalam Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah. 

Polisi Terus Selidiki Kasus Penusukan Terhadap Perawat Gigi di Mempawah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kasus Penusukan terhadap Fitriani (42) masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Fitriani (42) Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja sebagai perawat gigi di Puskesmas Mandor menjadi korban penusukan sadis saat dalam perjalanan pulang kerja, di Jalan Raya Pal 9 Desa Anjungan Dalam Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah (14/1) lalu.

Menurut keterangan Humas Polres Mempawah, Brigpol Slamet Riyadi bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Baca: Mengintip Bahasan dan Kepala Kantor Cabang Utama BCA Pontianak Membayar Tagihan PDAM di ATM BCA 

Baca: UPDATE Asian Cup - Klasemen Terkini, Hasil, Jadwal & Daftar Lolos 16 Besar! India Gagal Menyakitkan

Baca: 4 Pelajar Penyebar Hoax Akhirnya Dipulangkan Setelah Membuat Pernyataan Permohonan Maaf

"Berdasarkan keterangan yang didapat. Saksi an. Sumiati (23) menerangkan kejadian tersebut sekitar pukul 15.20 wib, saat saksi sedang mencari sayuran jenis pakis di tepi jalan dekat lokasi walet milik pak Tejo," ujar Riyadi, Selasa (15/1/2019).

Riyadi menjelaskan bahwa saksi melihat korban melintas menggunakan sepeda motor yamaha vega dari arah Anjongan menuju Mempawah.

Dan di buntuti oleh seorang laki-laki yang menggunakan sepeda motor Honda beat warna hitam dengan jarak sekitar 30 meter.

Selang beberapa saat, lanjut Riyadi saksi melihat pengendara sepeda motor honda beat warna hitam melaju dan berbalik arah kembali ke Anjongan dengan kecepatan tinggi sambil menoleh kebelakang.

"Selang beberapa saat ada 2 orang pemancing yang coba mengejar pelaku dan memberitahukan saksi bahwa ada ibu-ibu menjadi korban begal," kata Riyadi.

Mengetahui hal itu, sambung Royadi saksi menuju ke arah TKP dan melihat korban sudah di naikan ke mobil pick up dan di bawa ke rumah sakit Rubini Mempawah.

Baca: 4 Pelajar Penyebar Hoax Akhirnya Dipulangkan Setelah Membuat Pernyataan Permohonan Maaf

Baca: Terlibat Kasus Penyebaran Hoaks, Ketiga Teman F Serahkan Diri ke Mapolres Sekadau

Halaman
12
Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved