Rencana Persenjatai Personel KPK, Polri Langsung Berikan Tanggapan

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menanggapi wacana yang dilontarkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi

Rencana Persenjatai Personel KPK, Polri Langsung Berikan Tanggapan
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam jumpa pers terkait OTT Bupati Cianjur di Gedung KPK Jakarta, Rabu (12/12/2018). 

Rencana Persenjatai Personel KPK, Polri Langsung Berikan Tanggapan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menanggapi wacana yang dilontarkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Agus Rahardjo bahwa ke depannya petugas KPK perlu dibekali senjata api.

Menurut Dedi, kepolisian tengah mengkaji wacana tersebut.

“Kalau itu (dipersenjatai senpi) dibutuhkan KPK, polisi dalam hal ini akan melakukan pengkajian, kalau perlu diizinkan ya enggak papa (membawa senjata api),” kata Dedi, di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019).

Dedi mengatakan, selama ini aparat Kepolisian juga telah memberikan pengawalan kepada petugas KPK saat melakukan penindakan hukum.

Baca: Tempat Cuci Motor Asyik, Sediakan WiFi Kencang dan Cemilan Enak

Baca: Mancing Ikan Tapah, Rudiansyah Dikejutkan Hewan Yang Memakan Pancingnya

“Kan anggota kepolisian melakukan pengawalan kepada pimpinan KPK, apalagi (penyidik) KPK (saat) melakukan penegakan hukum, selalu kami kawal juga,” kata Dedi.

Pada 9 Januari 2019, rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Jalan Kalibata Selatan, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, dilempar dua bom molotov.

Sementara, di pagar rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Blok A9/15 RT 004/014, Kelurahan Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, digantung tas berisi benda mencurigakan. Namun, polisi memastikan benda di dalamnya bukan bom.

Baca: Dukung Pembangunan IPDN, Ketua DPRD Mempawah Minta Pihak Terkait Buat Progress Pembangunan

Baca: Pembangunan Puskesmas di Pulau Maya, Total Biaya Capai Miliaran Rupiah

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengevaluasi keamanan personelnya.

Langkah ini diambil menyusul serangkaian teror yang baru-baru ini terjadi di kediaman dua Pimpinan KPK, Ketua KPK Agus Rahardjo, dan Wakil Ketua Laode M Syarif.

Menurut Ketua KPK Agus Raharjo, demi keamanan, ada kemungkinan ke depan petugas KPK dipersenjatai.

"Kita sedang mengevaluasi, misalkan nanti petugas KPK akan dilengkapi dengan senjata tertentu, ini nanti kita akan bicarakan hari-hari ini," kata Agus saat ditemui di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2019). 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul KPK Berencana Persenjatai Personelnya, Ini Komentar Polri.

Editor: madrosid
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved