Petugas Gabungan di Entikong Gagalkan Upaya Penyelundupan Ribuan Benih Arwana

Polsek Entikong dan Satuan Intelijen berhasil mengagalkan upaya penyelundupan 4.500 ekor benih ikan arwana jenis irian di Pos Lintas Batas Negara

Petugas Gabungan di Entikong Gagalkan Upaya Penyelundupan Ribuan Benih Arwana
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana konfrensi pers terkait diamankanya 4.500 benih ikan arwana di PLBN Entikong, Senin (14/1). 

Petugas Gabungan di Entikong Gagalkan Upaya Penyelundupan Benih Arwana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Petugas gabungan dari Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM).

Polsek Entikong dan Satuan Intelijen berhasil mengagalkan upaya penyelundupan 4.500 ekor benih ikan arwana jenis irian di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Minggu (13/1/2019).

“Awalnya kami mendapat informasi dari Merauke ada pengiriman lima ribu ekor arwana tujuan Pontianak melalui Jakarta pada 9 Januari 2019. Kita amati terus karena memang ada kecurigaan,” Kepala Pusat Karantina Dan Keamanan Hayati Ikan, Riza Priyatna, saat menggelar konferensi pers di Entikong, Senin (14/1/2019).

Baca: Rencana Persenjatai Personel KPK, Polri Langsung Berikan Tanggapan

Baca: Tempat Cuci Motor Asyik, Sediakan WiFi Kencang dan Cemilan Enak

Baca: Mancing Ikan Tapah, Rudiansyah Dikejutkan Hewan Yang Memakan Pancingnya

Ia mengatakan, petugas mencurigai karena alur pengiriman ini tidak biasa. Riza menambahkan, dari Papua jumlah yang dikirim sebanyak 5 ribu ekor namun ketika sampai di Entikong tersisa 4.500 ekor.

“500 ekor lainnya, kemungkinan mati diperjalanan. Kasus penyelundupan ini terus dikembangkan, pengirim, pemilik dan pihak yang mengurus pengirimannya, ” ujarnya.

“Pelaku ada beberapa orang, diantaranya W warga Pontianak, ada juga pelaku di Jakarta yang masih dalam pengejaran kami. Modus yang digunakan yaitu ikan ini dikemas dalam kardus. Di Merauke ikan arwana jenis irian ini harganya sekitar Rp30 ribuan/ekor, kalau sudah di Malaysia bisa dijual Rp350 ribu sampai Rp500 ribu/ekor, ” tambahnya.

Setelah pengungkapan penyelundupan ribuan ekor ikan arwana tujuan Malaysia, Polisi meningkatkan pengawasan dan pengamanan lalu lintas kendaraan di jalur lintas negara serta di PLBN Entikong.

Sementara itu, Kapolsek Entikong, Kompol Amin Siddiq menambahkan, selama ini pemeriksaan barang bagasi dan barang penumpang kendaraan (Bus) lintas negara difokuskan ke kompartemen dibagian kiri bis.

Sementara, ribuan ekor arwana yang hendak diselundupkan ke Malaysia ditemukan di kompartemen bagian kanan kendaraan.

“Mengacu pada temuan ini, kedepan kita akan periksa seluruh bagian kendaraan, di kiri, kanan, bawah, semuanya akan kita periksa,” pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved