Perawat Gigi Ditusuk

BREAKING NEWS - Sadis, Perawat Gigi Ditusuk Hingga Tersungkur

Fitriani yang saat itu tiba di dekat arah masuk Kampung Telayar di Jalan Anjongan Dalam Mempawah Timur, mendadak di pepet orang tak dikenal

BREAKING NEWS - Sadis, Perawat Gigi Ditusuk Hingga Tersungkur
istimewa
Perawat gigi di mempawah ditusuk orang tak dikenal, Senin (14/1/2019). 

Kompol Sunaryo, Kapolsek Sungai Kunyit mengungkapkan bahwa terduga pelaku berhasil di amankan di jalan Hasanudin, Gang Mulia, Kecamatan Pontianak Barat.

Sebelumnya, di hari kejadian, dirinya membuat 2 tim pengejaran untuk menangkap terduga pelaku.

Satu tim mengarah ke Kabupaten Bengkayang, dan 1 Tim lainnya mengarah ke Kota Pontianak. 

Baca: Rutan Putussibau dan Imigrasi Kelas III Non TPI Putussibau Deklarasi Janji Kinerja 2019

Baca: Ini Nama 24 Pejabat Fungsional Yang Dilantik Gubernur Kalbar di BPSDM Kalbar

Baca: Yuk Intip Persiapan Mahasiswa Fakultas Kehutanan Untan Ikuti Kegiatan Sylva Camp XXXIV

Baca: Jaksa Bisa Tolak, Bila TP4D Hanya Jadi Tempat Perlindungan

"Di hari kejadian, setelah olah TKP, dari situlah kita mendapatkan informasi terkait siapa, dan akan kemana si si pelaku ini, lantas kita bikin 2 Tim, 1 Tim ke arah Bengkayang, dan 1 Tim ke arah Pontianak, dan yang di arah Pontianak ini yang Alhamdulillah yang bisa menangkap," ungkapnya, Kamis (4/10/2018).

Sebelum melakukan penangkapan, pihaknya berkoordinasi dengan pihak Polsek Pontianak Barat untuk melakukan penangkapan terduga pelaku.

Sunaryo mengungkapkan bahwa ketika hendak di amankan, pelaku berusaha menggertak pihak kepolisian, namun tidak melakukan perlawanan secara berarti.

"Pada proses penanganan, terduga pelaku ini berusaha untuk menghindar, tidak mengaku dan bahkan sempat menggertak kita, salah saya apa, jangan asal main tangkap, katanya, tapi karena alat bukti kita sudah cukup kita tidak gentar menghadapi itu,"ujarnya.

Sunaryo mengatakan bahwa terduga pelaku akan di kenai Pasal 351 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

"Ini Pasalnya kita kenakan 351, nanti kita sub kan lagi ayat 1 ayat 2, karena korban ini ada cidera di kepala, dan tentunya, nanti untuk memperberat kita akan melihat fisik Pemerksaan dari Dokter, kalau ancaman hukuman yang jelas di atas 5 tahun," tegasnya. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved