KPPAD Ketapang Minta Semua Pihak Konsen Terhadap Kasus Kekerasan Seksual Anak

Saat dikonfirmasi, Harlisa mengatakan bahwa kasus pelecehan yang dilakukan seorang Ayah kandung terhadap anaknya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Ketapang, Harlisa 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Ketapang, Harlisa meminta seluruh pihak baik warga, Pemerintah, dan instansi hukum khususnya di Kabupaten Ketapang untuk dapat bersama-sama konsen terhadap kasus pelecehan seksual terhadap anak. Minggu, (13/01/2019).

Saat dikonfirmasi, Harlisa mengatakan bahwa kasus pelecehan yang dilakukan seorang Ayah kandung terhadap anaknya  di Kecamatan Sandai kemarin, merupakan kasus pelecehan seksual pertama di Ketapang pada tahun 2019.

Baca: Ini Dia 10 SKPD Pemrov Kalbar yang Dinilai Ombudsman, Empat di Antaranya Dapat Raport Merah

Baca: Hatinya PKK Singkawang Wakil Kalbar di Tingkat Nasional

Baca: Tingkatkan Akuntabilitas, Diskominfo Gelar Bimtek SiRUP Versi 2.3

Untuk itu ia berharap agar kasus ini kedepannya dapat dijadikan pembelajaran bagi semua pihak untuk melaksanakan tindakan preventif terhadap kasus pelecehan seksual ini, agar kedepannya tidak terjadi lagi kasus-kasus seperti itu lagi.

"Kasus yang di Sandai kemarin merupakan suatu kejahatan bejad yang dilakukan seorang Ayah kandung terhadap anaknya. Untuk itu, ini sudah harus menjadi perhatian kita semua," tutur Harlisa.

Selain itu, Harlisa menghimbau kepada seluruh masyarakat di Ketapang agar dapat segera melaporkan jika mendengar dan mengetahui kejadian pelecehan seksual terhadap anak dilingkungan masing-masing.
Karena ia menilai kasus pelecehan seksual terhadap anak itu pelakunya harus dihukum dan mendapatkan efek jera, agar kedepan kasus-kasus pelecehan seperti itu tidak terjadi lagi.

"Masalahnya kan masyarakat atau keluarga yang mengalami kasus seperti ini kan tidak mau melaporkan karena takut atau malu. Nah hal itu yang membuat kejahatan ini terus terjadi, maka KPPAD berharap kita semua dapat berperan dalam mencegah dan menindak dengan cara melaporkan jika mengetahui kasus pelecehan seksual seperti ini," terangnya.

Saat ini KPPAD Kabupaten Ketapang sedang melakukan pendampingan terhadap korban pelecehan seksual yang dilakukan seorang Ayah kandung berinisial S (37) di Kecamatan Sandai kemarin.

"Untuk kasus yang di Sandai itu kebetulan saya sendiri yang turun langsung melakukan pendampingan, dan masih kita lakukan pemulihan psikologis si anak," sebut Harlisa.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved