Polisi Pastikan Mayat dengan Luka Mengaga di Sekadau Hilir Bukan Korban Pembunuhan

Semua barang korban masih lengkap saat korban ditemukan. Barang-barang tersebut ditemukan tidak jauh dari sekitar korban.

Polisi Pastikan Mayat dengan Luka Mengaga di Sekadau Hilir Bukan Korban Pembunuhan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Kasat Reskrim Polres Sekadau, IPTU M. Ginting 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Terkait penemuan mayat dengan luka menganga pada bagian wajah, tepatnya di sebuah kebun di Sungai Hijau Desa Gonis Tekam Kecamatan Sekadau Hilir Selasa (8/1/2019), Kasat Reskrim Polres Sekadau IPTU M. Ginting memastikan korban murni mengalami kecelakaan.

"Jadi bukan karena pembunuhan ataupun penganiayaan, korban murni mengalami kecelakaan. Dimana saat korban sedang memanjat pohon untuk mengambil buah mentawak, korban terpeleset dan jatuh dengan wajah terlebih dahulu menghujam tanah," ujar Ginting, Jumat (11/1/2019).

Baca: BPJS Kesehatan Pontianak Tandatangani Komitmen Bersama Direktur RS dan Ombudsman

Ia mengatakan, hal tersebut dipastikan setelah tim medis dan juga tim Inafis Polres Sekadau memeriksa jenazah korban, dimana luka yang didapat pada bagian wajah korban bernama Syamsudin itu akibat menghantam benda keras.

Selain itu juga, beberapa barang korban yang dibawa bersama saat turun dari rumah masih lengkap dan tidak hilang satupun. Diantaranya seperti sepeda motor, sendal, karung, sebuah parang untuk memetik buah, dan semuanya masih berada di sekitar korban saat ditemukan.

"Semua barang korban masih lengkap saat korban ditemukan. Barang-barang tersebut ditemukan tidak jauh dari sekitar korban. Dan pihak keluarga juga mengakui kalau korban sehari-harinya memang pergi memanen buah mentawak dengan cara memanjat, dan korban juga dikenal ahli memanjat di kampungnya," tukas Ginting. 

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved