Polisi dan Muspika Meranti Tertibkan Ternak Babi, Ini Maksud dan Tujuannya

Tertiblah memelihara ternak, khususnya babi, hendaknya untuk dapat dilakukan dengan cara dikandangkan

Polisi dan Muspika Meranti Tertibkan Ternak Babi, Ini Maksud dan Tujuannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFONS PARDOSI
Penertiban hewan ternak babi di Meranti, Rabu (9/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kapolsek Meranti Ipda Asep Tabroni beserta anggota menghadiri kegiatan sosialisasi tentang penertiban ternak babi di Aula Kator Desa Meranti, Kecamatan Meranti, Rabu (9/1/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Meranti Ericanes Panjuga, Kades Meranti Adaniah, Kepala Puskesmas Meranti Kamisius Urip, Babinsa Desa Meranti, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat Desa Meranti.

Baca: Seorang Pria Diringkus Polsek Pontianak Timur, Ini Kasusnya

Baca: BREAKING NEWS - Rumah Sakit Jiwa Sungai Bangkong Mendadak Ramai, Ini Pengakuan Vira

Sosialisasi tersebut membahas tentang pengecekan ke lapangan, bukan untuk pelarangan peternakan babi akan tetapi untuk penertiban ternak babi. Agar limbah atau kotoran tidak dibuang ke parit atau ke kali.

Selanjutnya, Kapolsek beserta rombongan langsung meninjau dan mengecek kandang-kandang peternakan.

Serta membantu pengamanan dan penertiban ternak hewan babi dalam kegiatan berburu babi di Dusun Moro Behe, Desa Meranti.

Dalam kegiatan tersebut, Camat Meranti mengatakan, pengamanan dan penertiban ternak babi guna membantu masyarakat.

Baca: Unique Cafe Luncurkan Bistik Ayam dan Jamur, Promo Buy One Get One Free

"Supaya ternak babi tidak mengganggu atau merusak tanaman warga sekitar," ujarnya. 

Kapolsek Meranti Ipda Asep Tabroni mendukung, kegiatan ini karena selain menjaga tanaman warga dari serangan ternak juga bertujuan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalu lintas.

"Tertiblah memelihara ternak, khususnya babi, hendaknya untuk dapat dilakukan dengan cara dikandangkan. Karena jika babi berkeliaran disekitar jalan umum, sangat membahayakan keselamatan pengendara," terang Asep.

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved