Bhabinkamtibmas Pelopori Bangun Kebun Hortikultura di Desa Mandor Kiru

Dengan produk dagangnya Cap Panah Merah, dan PT Dharma Guna Wibawa (DGW) yang bergerak dibidang pengadaan pestisida

Bhabinkamtibmas Pelopori Bangun Kebun Hortikultura di Desa Mandor Kiru
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFON PARDOSI
Beberapa orang Ketua Kelompok Tani (Poktan) dari Desa Mandor Kiru, Kecamatan Jelimpo, mengunjungi Dusun Kari Semosok, Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang pada Kamis (10/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Termotivasi ingin jadi petani sukses, beberapa orang Ketua Kelompok Tani (Poktan) dari Desa Mandor Kiru, Kecamatan Jelimpo, mengunjungi Dusun Kari Semosok, Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang pada Kamis (10/1/2019).

Kunjungan tersebut dalam rangka sosialisasi, penyuluhan dan peninjauan demplot kebun sayur andalan milik kelompok tani Dusun Kari Semosok yang bekerja sama dengan perusahaan pengadaan benih unggulan produk PT EAST WEST SEED INDONESIA (EWINDO).

Baca: Nikah Adat Gadis Desa di Landak dengan WNA Berakhir Bubar, Umur Perkawinan Baru Hitungan Hari

Baca: PPPK Dirancang Untuk Penuhi Kebutuhan PNS yang Tak Terakomodir

Baca: Edi Kamtono: Semua Pelayanan Publik Harus Bebas Korupsi 

Dengan produk dagangnya Cap Panah Merah, dan PT Dharma Guna Wibawa (DGW) yang bergerak dibidang pengadaan pestisida atau pun obat obatan pembasmi hama.

Dalam kunjungannya, poktan Mandor Kiru mendapat pendampingan dari Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Landak Nikolaus Supin, yang juga terkenal sebagai sang motivator dibidang perkebunan khususnya tanaman hortikultura jenis sayur-sayuran.

Hadir juga pada pertemuan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Mandor Kiru Brigadir Victorius Pridoni, yang banyak dikenal oleh masyarakat binaannya sebagai Bhabin yang inspiratif.

Selain itu, hadir juga perwakilan dari produk dagang Panah Merah dan PT DGW selaku nara sumber penyuluhan sekaligus menjadi pendukung program pengelolaan demplot atau yang disebut demotration plot (lahan kelola percontohan).

Dalam sambutannya Supin lebih fokus menyampaikan program terobosan, yang harapannya dapat mendongkrak ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan lahan tidak produktif menjadi lahan bernilai ekonomis melalui metode pemberdayaan tanaman hortikultura.

"Bila saja kita tekuni dan berhasil, saya siap menjembatani dengan pihak pemerintah untuk pengadaan koperasi khusus tanaman sayur mayur agar mudah dalam pemasaran," ujar Supin.

Sementara itu, dalam penyampaian dari pihak perusahaan Panah Merah yang diwakili oleh Idul lebih banyak mengulas panjang lebar terkait tehknis sistim tanam dan bagaimana memilih jenis varietas benih yang unggul.

Halaman
12
Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved