22 Tenaga Kerja Asing Didominasi Asal Tiongkok Bekerja di Kapuas Hulu

Jadi sampai akhir tahun 2018 hingga awal tahun ini, tenaga kerja asing di perkebunan kelapa sawit ada empat, sedangkan 18 orang tenaga kerja asing

22 Tenaga Kerja Asing Didominasi Asal Tiongkok Bekerja di Kapuas Hulu
ANTARA/TEGUH IMAM
FOTO ILUSTRASI - Puluhan WNA asal China diamankan di Markas Polda Kalbar, beberapa waktu lalu, terkait penggunaan tenaga kerja asing tanpa izin. 

22 Tenaga Kerja Asing Didominasi Asal Tiongkok Bekerja Bekerja di Kapuas Hulu 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) khususnya berasal dari negeri tirai bambu Tiongkok kerap mendapatkan sorotan. 

Hal itu termasuk keberadaan TKA asal Cina di Kabupaten Kapuas Hulu

Agar tidak menimbulkan kontroversi terkait adanya keberadaan TKA, Dinas Ketenagakerjaan Kapuas memberikan penjelasan. 

Kepala Bidang (Kabid) Ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kapuas Hulu, Subandi menyebutkan adanya Tenaga Kerja Asing (TKA). 

Jumlahnya mencapai 22 orang yang bekerja di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.  

Baca: BPJS Kesehatan Pontianak Tandatangani Komitmen Bersama Direktur RS dan Ombudsman

Baca: Jadwal Piala Asia 2019 - Hari Ini Palestina Vs Australia: Menjaga Asa Lolos Fase Grup Asian Cup 2019

Baca: 25 Tahun Berumah Tangga, Armand Maulana Curhat Sedih Pernah Diselingkuhi Dewi Gita

"Mereka bekerja di perkebunan kelapa sawit dan ada juga di bidang pertambangan. Rata-rata berasal dari Negara Cina," ujarnya kepada wartawan, Jumat (11/1/2019).

Subandi menjelaskan, ada empat orang TKA asal Cina bekerja di perkebunan sawit.

18 orang bekerja di bidang pertambangan.

"Mereka hanya bekerja tiga bulan saja tahun 2018 kemarin," ucapnya.

Sementara itu pada tahun 2017, tenaga kerja asing yang bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit ada delapan orang.

Terdiri dari enam orang bekerja di perusahaan Sinar Mas Group dan sisanya di PT RAP.

"Jadi sampai akhir tahun 2018 hingga awal tahun ini, tenaga kerja asing di perkebunan kelapa sawit ada empat, sedangkan 18 orang tenaga kerja asing bidang perkebunan hanya selama tiga bulan saja pada tahun lalu," ujarnya.

Dalam hal ini kata Subandi, kalau pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap keberadaan tenaga kerja asing tersebut.

"Kita juga melakukan pembinaan dan penyuluhan, terutama untuk perlindungan tenaga kerja yang terlapor dan tercatat di Dinas Tenaga Kerja Kapuas Hulu," ungkapnya.  

Baca: Kejahatan di Media Sosial Marak, Pelaku Retas Akun Facebook

Baca: Valentino Rossi Prediksi Franco Morbidelli Akan Jadi Masalah di MotoGP 2019

Baca: 198 Peserta CPNS Kapuas Hulu Ikuti Pengarahan Pemerkasan

TKA di Kalbar

Dikutip dari Disnakertrans Kalbar, tercatat ada sebanyak  214 Tenaga Kerja Asing di Provinsi Kalbar.

Mereka sebagian besar berasal dari RRC, Taiwan.

Lalu ada berasal dari Jerman, Amerika, Korea, dan Malaysia.

Keberadaan mereka didominasi bekerja di sektor perkebunan dan pertambangan.

Para TKA ini berposisi sebagai tenaga ahli dengan memangku jabatan tertentu dari perusahaan tersebut. (*)

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved