Rebound, IHSG Berupaya Tembus Level Resisten

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp4,53 triliun dengan volume trading sebanyak 79,58 juta lot saham.

Penulis: Nina Soraya | Editor: Nina Soraya
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Suasana pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (6/1/2017). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami reli kenaikan hingga 13,77 poin atau naik 0,26 persen ke level 5.339,27 pada jeda siang perdagangan saham jelang akhir pekan, Jumat (6/1/2017) pukul 11.30 WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak rebound pada akhir sesi pagi perdagangan Rabu (9/1/2019). IHSG melaju +0,44 persen (+27 poin) ke level 6.290.

Indeks LQ45 +0,43% ke level 1.001 poin. IDX30 +0,40% ke level 550 poin. Indeks JII +0,27% ke level 700. Indeks Kompas100 +0,52% ke level 1.288. Indeks Sri Kehati +0,54% ke posisi 386. Indeks Sinfra18 +0,77% ke level 320.

Baca: Bobol Pintu Rumah Warga dan Gondol Hp, Remaja Bawah Umur Diciduk Polsek Pontianak Selatan

Baca: SDN 27 Pontianak Timur Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri 2018

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: SRIL, KPAS, BGTG, BBRI, UNTR, INKP dan EXCL. Lalu untuk saham-saham top gainer LQ45: BKSL, JSMR, INDY, EXCL, ANTM, INKP dan UNTR.

Sementara saham-saham top loser LQ45: UNVR, HMSP, BBNI, ADHI, BBTN, SSMS dan GGRM.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp4,53 triliun dengan volume trading sebanyak 79,58 juta lot saham.  Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp384,97 miliar.

Sektor agri dan konsumer menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +0,89 persen dan +0,76 persen. Sementara itu nilai tukar rupiah -0,23 persen ke level Rp14.178 (pukul 12:00 pm)

Bursa Asia

Dari rilis yang tribunpontianak.co.id kutip dari Ipot News disebutkan untuk market saham Asia melaju positif sesi pagi perdagangan hari Rabu (9/1/2019) ke level terkuat dalam 3,5 pekan terakhir.

Laju bursa Asia ditopang oleh optimisme USA dan China bisa mencapai kesepakatan damai konflik dagang.

MSCI Asia Pasific Index (tolok ukur pasar saham Asia Pasifik) menguat 1,5 persen, merupakan posisi tertinggi sejak 14 Desember.

Kegugupan ekstrim yang terjadi di pasar berkurang sebagian setelah pernyataan pelonggaran moneter the Fed sehingga cakupan jangka pendek bergeraknya dapat segera, demikian kata Analis UFJ Morgan Stanley, Norihiro Fujito, berharap negosiasi konflik dagang USA-China membantu.

“Beberapa poin kesepakatan mungkin meningkatkan impor China dalam hal gas alam, kedelai dari USA. Tetapi akan sulit menyelesaikan masalah yang lebih struktural seperti hak kekayaan intelektual," tambahnya.

Indeks Nikkei 225 di bursa Jepang menguat. Indeks Topix naik 1,2 persen. Indeks Kospi (Korsel) juga bergerak positif, naik 1,9 persen seiring saham unggulan seperti Samsung Electronics naik 1,9 persen. Posco naik 3,6 persen. SK Hynix naik 6 persen.

Market saham Australia menguat ditopang penguatan seluruh sektor. Indeks ASX200 naik +1 persen.

Sementara Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong mampu bangkit ke zona hijau secara signifikan. Adapun market saham China pun di zona hijau. Indeks Shenzhen menguat 1,824 persen.

Indeks dolar AS ke level 95,835 atau melemah dibanding sesi sebelumnya di kisaran level 96. Lalu untuk kurs Yen berada di level 108,89 terhadap dolar AS atau menguat dibanding posisi kemarin di kisaran level 109. Dolar Australia di level $0,7156, menguat dibanding pada sesi sebelumnya di posisi $0,711.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved