Peraturan Bupati, Akan Ada Perbedaan Seragam PNS dan Honorer

Sekretaris Daerah Kayong Utara, Hilaria Yusnani menuturkan, akan ada perbedaan antara seragam pegawai honorer dan Pegawai Negeri Sipil

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Sekretaris Daerah Kayong Utara, Hilaria Yusnani. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Sekretaris Daerah Kayong Utara, Hilaria Yusnani menuturkan, akan ada perbedaan antara seragam pegawai honorer dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Di aturan itu, seragam pegawai honorer tidak lagi menggunakan Pakaian Dinas Harian (PDH) seperti sebelumnya.

Kata Hilaria, hal itu sudah diatur lewat Peraturan Bupati.

Baca: Meninggal di Taiwan, Jenazah TKW Asal Tulungagung Dijemput Disnaker

Baca: Peru Black List Presiden Venezuela dan Kabinetnya

Baca: Ekonomi Indonesia Diprediksi Membaik di 2019, Ini Alasannya

"Kalau Senin sama selasa, PNS pakai pakaian warna khaki, lalu kalau Rabu pakai pakaian putih-hitam," kata Hilaria di Sukadana, Senin (7/1/2019).

Lantas, pada hari Kamis PNS menggunakan pakaian bercorak batik khas Kayong Utara.

Hari Jumat, PNS menggunakan batik motif bebas.

Sedangkan, untuk pegawai honorer, mereka diwajibkan menggunakan pakaian hitam-putih mulai Senin hingga Rabu.

Lantas, pada Kamis dan Jumat, seragam mereka sama dengan yang dikenakan PNS.

"Jadi, untuk PTT (Pegawai Tidak Tetap atau honorer) tidak boleh menggunakan pakaian selain yang disebutkan tadi," ujar Hilaria.

Hilaria menyebut aturan terkait seragam kerja ini dalam rangka mendisiplinkan pegawai.

"Sampao sekarang (seragam) masih warna-warni," imbuh Hilaria.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved