Sempat Jadi Buron, Mantan Petinju Kelas Berat Ditangkap Karena Pukul Polisi hingga Roboh

Dia segera ditahan dan akan dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya oleh pengadilan,

Sempat Jadi Buron, Mantan Petinju Kelas Berat Ditangkap Karena Pukul Polisi hingga Roboh
(AFP / OLIVIER MORIN)
Massa unjuk rasa rompi kuning saat kembali turun ke jalanan di Kota Paris pada Sabtu (5/1/2019). 

Sempat Jadi Buron, Mantan Petinju Kelas Berat Ditangkap Karena Pukul Polisi hingga Roboh

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PARIS - Seorang mantan petinju profesional ditahan polisi Perancis akibat memukul sejumlah petugas saat terlibat dalam aksi unjuk rasa " rompi kuning" di Paris, Sabtu (5/1/2019).

Mantan petinju kelas berat, Christophe Dettinger (37), sempat menjadi buronan petugas setelah kedapatan memukul beberapa petugas polisi hingga roboh dan kemudian menendang mereka.

Salah satu petugas bahkan menjadi sasaran pukulan oleh pengunjuk rasa lain yang mengenakan rompi kuning, setelah terjatuh akibat pukulan Dettinger.

Beruntung, petugas polisi tersebut dapat diselamatkan oleh anggota polisi anti-huru hara yang mengenakan pelindung dan helm.

Aksi Dettinger yang memukul sejumlah petugas polisi itu sempat terekam kamera dan videonya tersebar luas.

Baca: Simpangsiur Isu OTT Ditepis KPK, Ini Tanggapan Dan Pesan Koordinator Mafindo Kalbar

Baca: Rp 20 M untuk BOSDa SD-SMP Kota Pontianak, Pemprov Gratiskan Biaya SMA/SMK

Baca: Klarifikasi Kejaksaan Tinggi Terkait Isu OTT KPK di Kalbar

Dalam rekaman, Dettinger yang berbadan kekar tampak mengenakan mantel jaket hitam berhadapan dengan beberapa petugas polisi.

Menteri Dalam Negeri Perancis, Christophe Castaner mengatakan, Dettinger telah menyerahkan diri ke kantor polisi di Paris, pada Senin (7/1/2019).

"Dia segera ditahan dan akan dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya oleh pengadilan," kata Castaner, dilansir AFP.

Dettinger dapat diancam dengan hukuman penjara selama bertahun-tahun apabila terbukti bersalah atas aksi brutalnya di jembatan Leopold-Sedar-Senghor, yang menghubungkan taman Tuileries dengan Musee d'Orsay di pusat Paris.

Halaman
12
Editor: Rihard Nelson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved