Jalan Poros Kualitas Buruk Diduga Bersumber dari APBD Yang Dibongkar Perangkat Desa Medan Mas

Sejumlah perangkat Pemerintah Desa Medan Mas Kecamatan Batu Ampar membongkar jalan poros desa

Jalan Poros Kualitas Buruk Diduga Bersumber dari APBD Yang Dibongkar Perangkat Desa Medan Mas
IST
Aparatur desa dan Ketua RW meninjau jalan di RT 10, Dusun Sungai Masjid, Desa Medan Mas, Kabupaten Kubu Raya (KKR), Kalimantan Barat, Senin (07/01/2019). 

Laporan Wartawan Tribunpontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Sejumlah perangkat Pemerintah Desa Medan Mas Kecamatan Batu Ampar membongkar jalan poros desa yang telah diaspal pada Senin (7/1/2019).

Proyek yang diduga dikerjakan oleh Pemda Kubu Raya itu dicurigai oleh pihaknya telah terjadi penyimpangan.

"Tadi pagi dibongkar oleh perangkat desa, kepala dusun maupun RT, kecurigaan kami ternyata benar proyek jalan ini dikerjakan tidak sesuai. Setelah dibongkar ternyata banyak pasirnya sementara aspalnya tipis," ujar, Kepala Desa Medan Mas, Haidiyanto, Senin (7/1).

Baca: Terjerat Kasus Prostitusi Online, Ternyata Vanessa Angel & Kekasihnya Sudah Rencanakan Pernikahan

Baca: Ahli Forensik RSUD dr Sudarso Ungkap Hasil Identifikasi Temuan Orok Bayi di Gang Multi Jaya

Ia mengaku melihat beberapa kejanggalan dalam pengerjaan jalan poros antar desa tersebut.

"Kecurigaan kami berawal ketika pengerjaan itu langsung diaspal setelah disemen. Mestinya harus ada waktu beberapa lama untuk mengaspal sehingga ketahanannya lebih lama," tutrnya

Diakuinya pula di beberapa titik juga sudah ada kerusakan, jadi ia menilai wajar jika melakukan pembongkar untuk membuktikan kualitas pekerjaan itu.

Menurutnya jalan tersebut merupakan pengerjaan multiyears yang dananya bersumber dari APBD Pemkab Kubu Raya dengan nilai total Rp15 miliar.

Baca: Kasus Pencabulan Terhadap Anak Bawah Umur Hebohkan Sambas, Modus Tipu Muslihat hingga Memaksa Korban

Baca: Live Streaming Irak vs Vietnam di Piala Asia 2019 Berlangsung Pukul 20.30 WIB

"Ini merupakan proyek pelabaran dari 1,5 meter menjadi 3,5 meter, bertambah 2 meter. Sedangkan proyek yang dibongkar itu merupakan tahap pertama dikerjakan pada tahun 2018 lalu dengan alokasi dana Rp5 miliar," ungkapnya

Jadi ia menegaskan pembanguan jalan tersebut bukan bersumber dari dana desa.

Karena jalan poros ini menurutnya menghubungkan sejumlah desa mulai dari Padang Tikar, Medan Mas, Teluk Nibung, Nipah Panjang hingga Batu Ampar.

"Kami berharap pengerjaan infrastruktur di Kecamatan Batu Ampar hendaknya mengedepankan kualitas. Kami tidak mau tahu lah siapa yang kerjakan, yang penting kualitasnya bagus. Karena yang gunakan jalan ini warga untuk selamanya dengan berbagai aktifitas dan kebutuhan. Jadi kan sayang kalau baru dibangun tapi sudah cepat rusak lagi," tutupnya. (*)

Penulis: Try Juliansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved