Ini Cara Unik Bupati Badrut Tamam untuk Promosikan Produk Batik Khas Pamekasan

Kami akan mengkaji lebih dalam lagi soal potensi batik ini, mulai dari hulu sampai hilir. Berapa dan apa saja produk yang sudah dihasilkan,

Ini Cara Unik Bupati Badrut Tamam untuk Promosikan Produk Batik Khas Pamekasan
KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN
Bupati Pamekasan, Badrut Tamam melihat pengrajin batik mempraktekkan mbatik di mobil dinas yang sudah dipasangi stiker batik motif sekar jagad. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PAMEKASAN  - Untuk mempromosikan produk batik khas Pamekasan, Bupati Pamekasan Badrut Tamam punya cara unik.

Yakni dengan menempelkan stiker bermotif batik Sekar Jagad khas Pamekasan di 90 lebih kendaraan dinas roda empat.

Belasan kendaraan dinas roda dua, juga ikut ditempeli stiker bergambar batik. Kendaraan dinas itu, kemudian dipamerkan dengan cara konvoi di sepanjang jalan Kota Pamekasan, Senin (7/1/2019).

Bupati Badrut Tamam mengatakan, stiker batik di kendaraan dinas Pemkab Pamekasan untuk memperbarui cara promosi produk batik Pamekasan. Cara tersebut, dikalim satu-satunya di Indonesia.

Baca: UMK Sekadau 2019 Naik, Ini Jumlahnya 

Baca: Sutarmidji Hadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Kalbar

Baca: Setubuhi Putri Kandung Hingga Hamil, Budi Eistiyo Ditangkap Polisi

"Kendaraan dinas di-branding batik ini, merupakan satu-satunya di Indonesia. Daerah lain belum melakukannya," sebut Badrut Tamam.

Badrut menambahkan, Kabupaten Pamekasan merupakan daerah penghasil batik yang besar di Jawa Timur. Ada 6.226 orang yang menggantungkan hidupnya di sektor batik sebagai karyawan, dan ada 933 unit usaha batik di seluruh Kabupaten Pamekasan. Hal ini menjadi kebanggan bagi masyarakat dan pemerintah.

Oleh sebab itu, pihaknya membuat inovasi agar batik Pamekasan semakin populer di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

"Kami akan mengkaji lebih dalam lagi soal potensi batik ini, mulai dari hulu sampai hilir. Berapa dan apa saja produk yang sudah dihasilkan, kemudian dijual kemana saja. Ini akan kami seriusi ke depan," imbuh dia.

Untuk memantapkan kecintaan masyarakat Pamekasan terhadap produk batik Pamekasan, Badrut Tamam akan membuat surat edaran berupa imbauan agar semua aparatur sipil negara (ASN) dan seluruh karyawan swasta, termasuk seluruh siswa di Pamekasan, khusus hari Kamis dan Jumat, dapat menggunakan pakaian batik tulis khas Pamekasan.

"Yang kita lakukan ini, semuanya untuk masyarakat Pamekasan dan usaha kecil mikro (UKM) di Pamekasan," ujar dia.

Baca: 4 Orang di NTT Dilaporkan Tertimbun Longsor, Satu Ditemukan Selamat

Selain mempromosikan lewat kendaraan dinas, beberapa jembatan di dalam kota Pamekasan, juga mulai dicat dengan motif batik.

Cara ini pernah dilakukan bupati Pamekasan sebelumnya, Kholilurrahman, ketika mengawali promosi batik tulis khas Pamekasan besar-besaran pada tahun 2010 lalu.

Bahkan waktu itu, Pamekasan berhasil memecahkan rekor MURI dengan membuat batik sepanjang 1.530 meter, yang dikerjakan oleh 1.000 pengrajin batik di Pamekasan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Kendaraan Dinas Pemkab Pamekasan Didandani Batik..."

Editor: Jamadin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved