Beredar Isu Adanya OTT KPK, Managemen Hotel Aston Berikan Bantahan

PR Manager Aston Pontianak Hotel & Convention Center, Arifin membantah jika ada OTT KPK di hotel tempatnya bekerja.

Beredar Isu Adanya OTT KPK, Managemen Hotel Aston Berikan Bantahan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jembatan sungai Landak II, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (5/11/2018). Jembatan Landak II Pontianak ditargetkan akan selesai awal tahun 2019 mendatang. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

"Tidak ada mas, kabarnya dari siapa mas? Saya malah ngak tahu. Wah minta tolong dicari tahu dulu kebenarannya mas sebelum diberitakan, ini kok menyangkut kontraktor Jembatan landak padahal kita saja ngak tau apa-apa mas," papar Staff Operasional PT Brantas Abipraya, Wahyu Agus Trianto saat dikonfirmasi, Senin (07/01/2019) pagi.

Wahyu juga menegaskan, kontraktor terkait proyek jembatan dan jalan pendekat jembatan, berbeda.

"Terus tolong dibedakan juga proyek Jembatan Landak dan proyek jalan pendekat ke jembatan," kata Wahyu.

Baru satu bagian ujung landasan Jembatan Paralel Sungai Landak yang terpasang rangka baja di Jalan Sultan Hamid II, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (16/12/2018) siang. Padahal duplikasi jembatan yang dapat membagi kepadatan arus kendaraan ini ditargetkan dapat selesai akhir tahun 2018 atau paling lama pertengahan tahun 2019 mendatang.
Baru satu bagian ujung landasan Jembatan Paralel Sungai Landak yang terpasang rangka baja di Jalan Sultan Hamid II, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (16/12/2018) siang. Padahal duplikasi jembatan yang dapat membagi kepadatan arus kendaraan ini ditargetkan dapat selesai akhir tahun 2018 atau paling lama pertengahan tahun 2019 mendatang. (TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

Harapan Wali Kota

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono berharap adanya isu Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK terhadap terhadap pembangun duplikasi Jembatan Landak II, tak menghambat pekerjaan. 

Sampai saat ini, Edi belum mendapatkan informasi detail mengenai itu. Ia hanya mendengar isu. 

"Saya belum mendapatkan informasi jelas, hanya mendapat info-info desas desus saja," ucap Edi Kamtono, Senin (7/1/2019).

Ditanya mengenai apakah ada pejabat di lingkungan Pemkot Pontianak yang terkena OTT KPK, Edi memastikan belum ada. 

"Kalau pejabat di Kota insya Allah tidak ada. Sementara ini semua aman-aman saja," katanya. 

Lebih lanjut, Edi mejelaskan jembatan tersebut dibangun pemerintah pusat dan Pemkot Pontianak hanya berfungsi koordinasi. 

Baca: Pengasuh Anak Ashanty Tiba-tiba Nangis Saat Ikut Liburan di Eropa, Ternyata Penyebabnya Karena Ini

Baca: Miliki Banyak Rumah, Yuk Intip Rumah Mewah Syahrini di Jakarta! Garasinya Sangat Unik

Halaman
1234
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved