Ahmad Dhani Ajukan Duplik Atas Replik Jaksa Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Laporan Pendukung Ahok

Kami akan memperkuat bahwasanya dakwaan Mas Dhani dari awal cuma terkait tiga twit, tidak ada tweet twit lain yang dikait-kaitkan

Ahmad Dhani Ajukan Duplik Atas Replik Jaksa Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Laporan Pendukung Ahok
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Musisi Ahmad Dhani menghadiri sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (26/11/2018). Pada sidang tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Ahmad Dhani dengan hukuman pidana penjara selama dua tahun terkait kasus dugaan ujaran kebencian. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Ahmad Dhani Ajukan Duplik Atas Replik Jaksa Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Laporan Pendukung Ahok

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Kuasa hukum terdakwa Ahmad Dhani, Ali Lubis, mengatakan bahwa pihaknya akan mengajukan duplik atau tanggapan terhadap replik tim jaksa penuntut umum (JPU).

Upaya itu dilakukan setelah JPU menolak seluruh nota pembelaan atau pledoi Dhani dan tim penasihat hukumnya.

"Kami akan membuat tanggapan lagi yaitu duplik minggu depan (14 Januari 2019)," kata Ali di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019).

"Kami akan memperkuat bahwasanya dakwaan Mas Dhani dari awal cuma terkait tiga twit, tidak ada tweet twit lain yang dikait-kaitkan (oleh jaksa)," sambung dia. 

Baca: Ketum PDI Perjuangan Megawati Kenang Persahabatan dengan Prabowo dan Gusdur Lewat Nasi Goreng

Baca: Terlibat Prostitusi Artis, Lihat Potret Seksi Vanessa Angel dalam Balutan Busana Minim

Baca: ACTA Laporkan Ketum PSI Grace Natalie ke Bareskrim Polri Terkait Award Kebohongan

Yang dimaksud oleh Ali adalah jaksa memasukan twit lain dalam pembacaan tuntutan sebelumnya.

Padahal dalam dakwaannya, kata Ali, hanya membahas tiga twit saja.

Hal itu didukung dengan fakta persidangan yang berlangsung saat pemeriksaan saksi-saksi mulai dari saksi pelapor, saksi fakta, dan saksi ahli.

"Dalam tuntutannya justru ada twitt-twit yang selama proses persidangan tidak pernah ada, tetapi di dalam tuntutan itu dihadirkan. Nah, itu kemarin yang menjadi salah satu pledoi oleh kami selaku penasihat hukum untuk membantah itu," kata Ali.

Diberitakan sebelumnya, jaksa menuntut pentolan band Dewa 19 tersebut hukuman 2 tahun penjara.

Jaksa menjerat Dhani dengan Pasal 45A Ayat 2 juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP. 

Baca: Prabowo Sebut Korupsi Kanker Stadium IV, Ruhut: Zaman Pak Harto Berjamaah, Era Pak SBY Masih Gede

Kasus Ahmad Dhani itu bermula dengan Dhani men-twit pada akun Twitter @AHMADDHANIPRAST kalimat-kalimat yang dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Atas twitnya, Dhani dilaporkan oleh Jack Lapian, yang merupakan pendiri BTP Networks atas tuduhan ujaran kebencian. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ahmad Dhani Ajukan Duplik untuk Tanggapi Penolakan Jaksa terhadap Pembelaannya  

Editor: Rihard Nelson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved