Internasional

Terkubur di Reruntuhan Gedung Rusia, Bayi 10 Bulan Selamat

Petugas penyelamatan Rusia berhasil mengeluarkan seorang bayi laki-laki dari reruntuhan gedung apartemen yang hancur

Terkubur di Reruntuhan Gedung Rusia, Bayi 10 Bulan Selamat
RTE
Penyelamatan bayi di reruntuhan gedung yang meledak di Rusia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID — Petugas penyelamatan Rusia berhasil mengeluarkan seorang bayi laki-laki dari reruntuhan gedung apartemen yang hancur akibat ledakan gas di kota Magnitogorsk, 1.700 kilometer dari Moskow, Senin (31/2/2018).

Dilansir dari RTE, bayi tersebut bernama Ivan Fokine, berusia 10 bulan dan saat ditemukan oleh petugas dalam keadaan yang cukup memprihatinkan yakni ada luka di bagian kepalanya, serta mengalami patah kaki.

Baca: Puluhan Unit Apartemen di Rusia Hancur, Sebelumnya Terdengar Ledakan Hebat

Hebatnya bayi tersebut berhasil bertahan hidup di bawah bawah suhu nol derajat celcius tepatnya minus 27 derajat celcius sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit yang sama seperti tempat ibunya di rawat.

"Mukjizat Tahun Baru telah terjadi. Ibu bayinya masih hidup. Dia pergi ke rumah sakit dan mengenali putranya," kata pihak Kementerian Rusia yang mengurusi perihal bencana alam.

Bayi tersebut hampir saja tidak terselamatkan karena saat itu petugas berencana untuk menghentikan pencarian korban karena dikhawatirkan beton sisa gedung akan runtuh.

Namun saat hendak keluar gedung para petugas mendengar ada bayi yang menangis dan segera menyelamatkan Ivan Fokine.

"Para penyelamat mendengar tangisan. Bayi tersebut diselamatkan saat berada di ranjang bayi dan dibungkus dengan hangat," tulis gubernur setempat, Chelyabinsk Boris Dubrovsky.

Baca: Mesut Ozil dan Presiden Rusia Ucapkan Duka untuk Indonesia

Ledakan tersebut menghancurkan 35 apartemen dan menyebabkan sembilan orang tewas yang dipastikan pihak kementerian Darurat Rusia seluruh korban adalah orang dewasa.

Enam orang berhasil diselamatkan dari reruntuhan dan 32 masih belum ditemukan.

Pemerintah Rusia pun telah menetapkan 2 Januari 2019 sebagai hari berkabung dan memasang bendera setengah tiang, membatalkan berbagai acara hiburan untuk menghormati para korban ledakan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Seorang Bayi 10 Bulan Berhasil Diselamatkan dari Reruntuhan Gedung di Rusia

Editor: Marpina Sindika Wulandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved