Prasetyo: Jalan dari Dusun Harapan ke Desa Mubung Masuk Kawasan Hutan Produksi

Semoga dalam tahun 2019 ini, kawasan hutan produksi keluar dari ruas jalan tersebut

Laporan wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Menanggapi kondisi Jalan darat Penghubung dari Dusun Tanjung Harapan de Desa Mubung Kecamatan Hulu Gurung, yang tidak layak dilalui pengendara, Kepala Bidang Fisik Prasarana dan Pengembangan Wilayah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kapuas Hulu, Budi Prasetyo menyatakan kalau jalan darat tersebut sepanjang 7 kilometer, penghubung antara Dusun Tanjung Harapan ke Desa Mubung.

"Jalan itu sulit kita bangun karena masuk dalam kawasan hutan produksi terbatas. Dimana ketika mau membangun infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan diwilayah tersebut harus terlebih dahulu mengurus ijin pinjam pakai kawasan hutan ke kementrian terkait," ujarnya, Rabu (2/1/2019).

Baca: Myagro Raih Penghargaan The Best Idea Startup Borneo 2018 di Malaysia

Masalah ini jelas Budi, kalau pihaknya telah mengusulkan  untuk semua infrastruktur jalan dikeluarkan dari kawasan hutan, melalui program Penyelesaian Penguasaaan Tanah dalam Kawasan Hutan) tahun 2018.

"Kami berharap usuluan tersebut pada tahun ini, dapat segera disetujui oleh pemerintah pusat. Untuk saat ini hanya bisa ditempuh dengan sepeda motor, dan kondisi jalannya memang sangat rusak parah," ucap Budi Prasetyo.

Baca: Selamat Untuk Tamu Pertama Hotel Kapuas Pontianak Tahun 2019, Semoga Terus Sukses

Budi menuturkan, terkait pembangunan jalan diwilayah itu merupakan kewenangan dari Dinas Penataan Ruang dan Cipta Karya Kapuas Hulu. "Semoga dalam tahun 2019 ini, kawasan hutan produksi keluar dari ruas jalan tersebut," ujarnya.

Diketahui bersama bahwa, Dusun Tanjung Harapan dihuni oleh sekitar 35 kepala keluarga (KK). Jalan Desa tersebut dari mulai dibuka sampai saat ini belum pernah dilakukan peningkatan.

"Makanya wajar jika kondisi jalan disana saat ini rusak parah dan susah dilalui," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved