Blokir Data Penduduk, Anggota DPRD Ketapang Minta Disdukcapil Ikuti Arahan Kemendagri

Untuk warga yang belum merekam data kependudukan nya segera lakukan perekaman

Blokir Data Penduduk, Anggota DPRD Ketapang Minta Disdukcapil Ikuti Arahan Kemendagri
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SUBANDI
Anggota DPRD Ketapang, Abdul Sani 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Anggota DPRD Kabupaten Ketapang, Abdul Sani menyambut baik keputusan Kemendagri atas dilakukannya pemblokiran data kependudukan bagi warga masyarakat yang belum melaksanakan perekaman e-KTP.

Abdul Sani meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ketapang untuk update arahan dari Kemendagri .

Sani ketika dihubungi, Rabu (2/1/2019) mengatakan bahwa hal tersebut perlu dilakukan agar meningkatkan kedisiplinan bagi warga khususnya masyarakat Ketapang.

Baca: Utin Srilena Berharap Warga Yang Posting Keluhan di Medsos Lapor ke Dinas Perhubungan

Baca: Terungkap! Wanita Pencuri HP di Malam Tahun Baru Ternyata Residivis

Karena Sani menilai apa yang menjadi keputusan Kementerian Dalam Negeri dalam hal ini pasti bertujuan baik untuk kedepannya.

Selain itu menurut Abdul Sani, data kependudukan memang saat ini sangat penting sekali untuk menuju pelayanan publik yang aman, cepat dan mudah, karena seluruh warga sudah terdata.

"Kita melihat dalam segi apapun data kependudukan itu sangat penting agar tertib, kan kita mau memang dalam institusi Pemerintahan saat ini agar lebih dipermudah segala urusan, jika tidak jelas data tersebut nanti sulit juga kan memprosesnya," ucap Abdul Sani.

Untuk itu Sani menghimbau agar warga Ketapang yang belum melakukan perekaman e-KTP untuk segera melakukan perekaman, sebelum Kemendagri mengeluarkan arahan melalui Disdukcapil untuk memblokir data kependudukan mereka.

Dan untuk Disdukcapil, Sani meminta untuk terus melakukan sosialisasi dari Kota hingga ke daerah-daerah yang terdata masih banyak yang belum melaksanakan perekaman identitas tersebut.

"Untuk warga yang belum merekam data kependudukan nya segera lakukan perekaman, jangan pikirkan diri sendiri pikirkan anak-anak kita nanti, ketika tidak memiliki data kependudukan akan sulit untuk mengurus segala hal seperti akta lahir, ngurus KK, hingga masuk sekolah," imbuhnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved