Bacaan Niat Puasa Senin Kamis - Lengkap Bahasa Arab dan Huruf Latin Beserta Arti & Doa Berbuka Puasa

Bacaan Niat Puasa Senin Kamis - Lengkap Bahasa Arab dan Huruf Latin Beserta Arti & Doa Berbuka Puasa

Bacaan Niat Puasa Senin Kamis - Lengkap Bahasa Arab dan Huruf Latin Beserta Arti & Doa Berbuka Puasa
johncavacas.com
ILUSTRASI - Bacaan Niat Puasa Senin Kamis - Lengkap Bahasa Arab dan Huruf Latin Beserta Arti & Doa Berbuka Puasa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bacaan niat puasa Senin Kamis dilafazkan sebelum melaksanakan ibadah puasa.

Karena besar dan banyaknya manfaat yang didapat dalam melakukan puasa Senin Kamis ini, sebagian umat muslim sudah membiasakan diri dalam melakukan puasa tersebut.

Ustadz Abdul Somad mengatakan, dalam satu hadits, Rasululllah SAW ditanya sahabat mengapa dirinya puasa Senin Kamis.

"Tiga jawabannya. Hari Senin aku lahir, hari Senin aku dibangkitkan dan hari Senin wahyu diturunkan," kata Ustadz Somad menyampaikan hadits tersebut.

Lalu Nabi SAW ditanya mengapa puasa di Hari Kamis? 

Baca: Ustadz Abdul Somad Singgung Kotak Kardus KPU saat Ceramah, Rupanya Sudah Diambil KPU

Baca: Ustadz Abdul Somad Sampaikan 3 Hikmah Ini saat Tabligh Akbar di Peringatan 14 Tahun Tsunami Aceh

Baca: Ustadz Abdul Somad Jelaskan Perbedaan Rezeki dan Azab Allah SWT, Hati-hati!

Baca: Hukum Gadaikan SK PNS Menurut Ustadz Abdul Somad, UAS Ungkap Ada Solusi Lain

"Rasulullah SAW kemudian menjawab, pada hari Kamis, amal umat manusia selama sepekan diangkat pada hari Kamis. Aku suka amalku diangkat ketika aku sedang berpuasa," terang Ustadz Somad.

Ustadz Somad menceritakan, dirinya pernah bertemu seorang jamaah dan diberikan brosur isinya menjual suplemen.

"Kata dia, suplemen ini bagus untuk tambahan. Dalam brosur itu juga disebutkan ada terapi yang sudah dikembangkan di barat, racun-racun dalam tubuh kita, bisa mati dengan dimakan badan itu sendiri. Nama teorinya, fasting therapy alias tidak makan berat. Selama delapan hari dalam sebulan," kata Ustadz Somad.

Begitu dia bilang ada terapi delapan hari dalam sebulan tak makan berat, Ustadz Somad langsung ingat Nabi Muhammad SAW.

"Allahu Akbar, Nabi kita sudah mengajarkan itu 14 abad yang lalu. Jangan makan berat selama delapan hari. Senin, Kamis. Senin, Kamis. Dan yang lebih hebat lagi dalam satu bulan tidak makan berat sama sekali," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved