Pilpres 2019

Sandiaga Uno Sumbang Rp 39,5 Miliar untuk Dana Kampanye Pilpres, Prabowo Beri Sumbangan Segini

Sandiaga Uno Sumbang Rp 39,5 Miliar untuk Dana Kampanye Pilpres, Prabowo Beri Sumbangan Segini

Sandiaga Uno Sumbang Rp 39,5 Miliar untuk Dana Kampanye Pilpres, Prabowo Beri Sumbangan Segini
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyemen batako pertama peresmian Kopi Kampong sekaligus Hipmi Center di Jalan Reformasi, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (19/9/2018) siang. Selain menjadi pembicara di Seminar Kewirausahaan di Universitas Muhammadiyah Pontianak, Sandiaga Uno berkesempatan mengunjungi Istana Kadriah Pontianak, Pasar Tengah, rencananya ia juga bertemu dengan generasi millennial, serta sharing session bersama Caleg Partai Koalisi di Masjid Mujahidin sebelum melaksanakan Salat Ashar berjamaah. Sandiaga Uno Sumbang Rp 39,5 Miliar untuk Dana Kampanye Pilpres, Prabowo Beri Sumbangan Segini 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sandiaga Uno memberikan sumbangan Rp 39,5 Miliar untuk dana kampanye Pilpres 2019.

Sumbangan dana Sandiaga Uno merupakan yang terbesar dibanding sumber lain termasuk Prabowo Subianto.

Secara keseluruhan, Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) mendapat sumbangan Rp 54 miliar dalam rentang waktu empat bulan.

"Prinsip kami adalah KYC (know your contribution). Sumbangan ini bukti transparansi dan prinsip-prinsip yang menghadirkan keberpihakan kepada rakyat," kata Sandiaga di media center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta, Senin (31/12/2018), dilansir Kompas.com.

Baca: Jadwal Putaran 2 Proliga 2019: Putri Bandung Bank BJB Pakuan Vs Jakarta BNI 46 Jadi Laga Pembuka

Baca: Sandiaga Uno: 2019 Jangan Lagi Bangun Infrastruktur yang Bebani Utang

Baca: Panelis Debat Bambang Widjojanto Tim Pakar Sandiaga Uno di Pilgub DKI, Sekjen PDIP Ingatkan Netral

Baca: Sebelum Susul Ifan Seventeen ke Banten, Dylan Sempat Ikut Kampanye Sandiaga Uno

Sandiaga menuturkan, dengan prinsip keterbukaan informasi, dirinya telah melaporkan semua saham yang dilepas ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurutnya, hal itu sudah menjadi kewajiban dengan memberikan laporan secara tranparan agar asal usul sumber pendanaan kampanye dapat terlihat secara jelas.

"Pendanaan kampanye jadi jelas dari mana saja sumbernya. Sumber saya jelas dari penjualan aset atau saham," ungkapnya.

Di sisi lain, Sandiaga juga meminta kepada seluruh penyumbang dana kampanye ke BPN untuk transparan agar bisa diketahui oleh publik sebagai laporan pertanggungjawaban yang diatur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Siapa yang berkontribusi harus terang benderang dan diketahui oleh publik," kata Sandiaga.

"Dan saya dengan Pak Prabowo juga tidak akan tersendera atas kepentingan apapun, tidak ada titipan dari pengusaha-pengusaha yang berperan di belakang kita guna memperlihatkan tata kelola pemerintah yang baik," sambungnya.

Halaman
1234
Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved