Breaking News:

Lantik Pj Sekda Kalbar, Midji Minta Segera Siapkan Open Bidding Dalam Tiga Bulan Ke Depan

Syarif Kamaruzaman resmi emban amanah sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Kalimantan Barat.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Kalimantan Barat H Sutarmidji lantik Syarif Kamaruzaman sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Kalimantan Barat di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Senin (31/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

 TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Syarif Kamaruzaman resmi emban amanah sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Kalimantan Barat. 

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Barat dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat H Sutarmidji di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Senin (31/12/2018).

Acara seremonial ini dihadiri oleh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kalbar. 

Baca: 2019 Tahun Politik, Yuliansyah: Jangan Mudah Terpengaruh Isu Hoax

Baca: Minta Penegak Hukum Bersihkan Personel dari Penggunaan Narkoba, Bahasan: Termasuk ASN Pontianak

Sebelumnya, Syarif Kamaruzaman menjabat Pelaksana Harian (Plh) Sekda Kalbar. Ia ditunjuk oleh Penjabat Gubernur Kalbar Dodi Riyadmadji kala itu saat Sekda definitif yakni M Zeet Hamdy Assovie menjalani cuti sebelum Sutarmidji dan Ria Norsan dilantik sebagai Gubernur Kalbar-Wakil Gubernur Kalbar pada 5 September 2018 lalu.

Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji meminta Pj Sekda Kalbar yang baru dilantik segera persiapkan berbagai hal yang diperlukan untuk proses open biddingatau lelang jabatan Sekda Kalbar definitif selesai dalam waktu tiga bulan ke depan.

“Saya harap tiga bulan ke depan sudah ada Sekda definitif,” ungkapnya saat diwawancarai.

Pj Sekda Kalbar diharapkan membuat panitia seleksi (Pansel). Tak hanya jabatan Sekda Kalbar definitif, Mantan Wali Kota Pontianak dua periode itu juga meminta Syarif Kamaruzaman persiapkan proses open bidding pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dalam waktu satu bulan ke depan.

“Ada 11 jabatan Eselon 2 yang akan di open bidding. Itu harus selesai paling lama satu bulan. Bulan Januari 2019 saya harap sudah selesai. Februari sudah dilantik,” terangnya.  

Midji sapannya mengatakan cukup banyak posisi yang harus diisi. Open bidding, kata dia, terbuka bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sepanjang penuhi syarat ketentuan dan aturan berlaku.

“Termasuk seluruh Sekda 14 Kabupaten/Kota boleh ikut. Yang terpilih yang memiliki nilai tertinggi. Saya pastikan tak akan intervensi. Saya tak mau berurusan langsung,” tegasnya.

Baca: Minta Penegak Hukum Bersihkan Personel dari Penggunaan Narkoba, Bahasan: Termasuk ASN Pontianak

Baca: Buruan Promo Akhir Tahun Telkomsel, Kuota 50GB Cuma Hari Ini, Hanya Rp 20 Ribu

Ia ingin seluruh pejabat yang ikut rangkaian open bidding menjalani tes tanpa beban. Midji pastikan hasil seleksi open bidding murni sesuai dengan kemampuan dan kapabilitas masing-masing.

“Saya tidak akan ikut campur. Contohnya, pemilihan BPD kemarin. Saya selalu ingatkan jangan sampai ada yang sampaikan CV (lamaran kerja_red) ke saya. Saya sudah sampaikan ke panitia untuk tidak diluluskan,” tukasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved