Korban Laka Lantas di Mempawah Capai 190 Orang, Ini Imbauan Jasa Raharja

Nyawa manusia tak ternilai harganya, saya berharap, masyarakat dapat lebih menghargai nyawanya

Korban Laka Lantas di Mempawah Capai 190 Orang, Ini Imbauan Jasa Raharja
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
PJ Kepala Kantor Jasa Raharja Mempawah, Eryan Syaftari. 

Laporan wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- PJ kepala Kantor Jasa Raharja Kabupaten Mempawah Eryan Syaftari mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, terlebih yang melintasi Kabupaten Mempawah untuk senantiasa berhati-hati.

Sepanjang tahun 2018 pihak nya telah menyalurkan santunan kepada korban kecelakaan lebih dari 6 milyar Rupiah dengan jumlah korban lebih dari 190 orang.

Baca: Inilah Tahapan Rehabilitasi Pecandu Narkoba di RBM Bumi Khatulistiwa

Dan pelaksanaan operasi lilin yang dimulai pada 23 Desember 2018 lalu, lanjut dia telah terjadi 3 kali kecelakaan.

"Terdapat 3 kasus laka lantas sejak Operasi Lilin  hingga hari ini termasuk laka pagi pagi 1 orang korban luka-luka kemudian meninggal dunia dalam perjalanan ke faskes. Dari 3 kasus laka tersebut 2 orang dirujuk ke RS Antonius telah diberikan kepastian jaminan biaya perawatan maksimal 20jt dan 1 orang korban yg meninggal dunia secepatnya dilakukan pendataan ahli waris korban," tutur Eryan Syaftari, Senin (31/12/2018).

Baca: Kapolresta Pimpin Apel Persiapan Pengamanan Malam Tahun Baru 2019 di PCC

Eryan mengatakan, dalam pemberian pelayanan terkait jaminan di rumah sakit bagi korban kecelakaan pihaknya selalu siap siaga setiap waktunya, terlebih pada Pelaksanaan Operasi lilin yang di laksanakan di akhir tahun seperti ini, yang notabene jumlah pengendara di jalanan lebih banyak.

Eryan Syaftari menekankan pihaknya akan tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan yg Prima dan PRIME yakni Proaktif, Ramah, Ikhlas, Mudah dan Empati dalam melayani masyarakat korban kecelakaan lalu lintas.

"Nyawa manusia tak ternilai harganya, saya berharap, masyarakat dapat lebih menghargai nyawanya, dengan memprioritaskan keselamatan berkendara, jangan ugal - ugalan, di jalan fokus lah tetap pada keselamatan, lebih baik terlambat 1 menit, dari pada kehilangan nyawa dalam 1 menit. Anda disiplin,sopan dan tertib berkendara, maka anda sudah berusaha menghindari musibah, tapi jika anda tidak tertib, kebut-kebutan dan ugal - ugalan dalam berkendara, maka anda yang sebenarnya mengejar musibah tersebut," harap Eryan Saftari.

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved