Akhir Tahun, Pedagang Jagung Dadakan Banjir

Malam pergantian tahun, kerab kali dijadikan ajang silaturahmi dan bercengkrama bersama keluarga

Akhir Tahun, Pedagang Jagung Dadakan Banjir
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Malam pergantian tahun, kerab kali dijadikan ajang silaturahmi dan bercengkrama bersama keluarga 

Laporan wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Malam pergantian tahun, kerab kali dijadikan ajang silaturahmi dan bercengkrama bersama keluarga dan teman - teman dengan menggelar berbagai kegiatan.

Banyak pula masyarakat yang menggelar acara barbeque di malam pergantian tahun ini, dan makanan yang tak pernah Alpa / absen pada malam pergantian tahun di acara barbeque ini adalah Jagung.

Di Mempawah sendiri, pedagang Jagung dadakan telah menyebar di sejumlah lokasi, satu di antaranya adalah di Pasar Tradisional Sebukit Rama Mempawah.

Yanto warga Mempawah yang Kesehariannya berjualan sayur, di hari Penghujung 2018 ini ia banting setir berjualan Jagung.

Baca: IPPNU Gelar Pelatihan Tingkat Kemampuan Design Grafis

Baca: Persatuan Orang Melayu Kalbar Galang Dana untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Ia mengatakan bahwa jagung yang didapatnya berasal dari Kota Singkawang.

Dan di malam pergantian tahun ini, dirinya telah menyediakan 500 kg jagung untuk di jual kepada masyarakat Mempawah.

Dengan harga 7000 rupiah per kg, ia mengatakan bahwa telah banyak masyarakat yang membeli dagangannya, dan ia merencanakan akan berjalan jagung hingga mendakati malam hari nanti.

Iapun optimis, 500 kg jagung yang di siapkan ya akan habis di hari ini, karena setiap tahunnya ia selalu menyiapkan jagung sebanyak itu dan habis laku terjual.

"Sekilo nya 7 ribu, persiapan saya si 500 kg target si abiskan ini, dan Alhamdulillah biasanya abis, lumayan lah buat tambah - tambah,"ujarnya. Senin (31/12/2018).

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved