Berita Video

Cipta Kondisi Jelang Tahun Baru, Petugas Gabungan Razia Tempat Hiburan Malam

Dari lima lokasi ini kita melakukan pemeriksaan sebanyak 158 orang, terdiri dari 107 orang pria dan sisanya adalah wanita

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ya' M Nurul Anshory

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka cipta kondisi jelang malam pergantian tahun, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar bersama POM TNI dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalbar melakukan razia di sejumlah tempat hiburan malam di kota Pontianak, Minggu (30/12) dini hari.

Razia gabungan ini digelar serentak diseluruh Indonesia dalam rangka cipta kondisi menjelang pergantian tahun.

Direktur Resnarkoba Polda Kalbar AKBP Gembong Yudha, mengatakan kegiatan dalam rangka cipta kondisi jelang pergantian tahun, seluruh jajaran di Polda Kalbar melakukan rajia di tempat-tempat hiburan yang dimungkinkan terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Baca: Jelang Pergantian Tahun, Polsek Serawai Intensifkan Patroli Dialogis dengan Masyarakat 

Baca: Aparat Gabungan Razia Hiburan Malam, Tonton Videonya

Untuk di wilayah Pontianak kata dia, yang dilakukan razia oleh Polda dan Polresta ada lima lokasi berbeda yang dilakukan pemeriksaan.

"Dari lima lokasi ini kita melakukan pemeriksaan sebanyak 158 orang, terdiri dari 107 orang pria dan sisanya adalah wanita," ujarnya.

Dari 158 orang yang dilakukan pemeriksaan ini, sebanyak 10 orang terindikasi positif mengkonsumsi zat jenis narkoba.

Baca: Razia Tempat Hiburan Malam, Tim Gabungan Temukan Pengunjung Positif Gunakan Narkoba

"10 orang tersebut terdiri dari 7 orang pria dan 3 orang wanita, tapi ada beberapa yang belum bisa dilakukan test urine dan tetap kita lakukan assesment di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)," tuturnya.

AKBP Gembong Yudha mengatakan untuk di tingkat jajaran Polres, semua diwilayah Kalbar melakukan kegiatan yang serupa dari seluruh Polres yang ada di Kalbar.

Hasil dari seluruh Polres tersebut kaya AKBP Gembong Yudha, sedang berjalan dan rata-rata semua melakukan kegiatan serupa.

"Rata-rata semua melakukan pemeriksaan urine terhadap para pengunjung ditempat-tempat hiburan," ujarnya.

Pengunjung tempat hiburan yang terindikasi positif tanpa ada barang bukti diserahkan ke BNNP untuk dilakukan assesesment lebih lanjut.

"Kemungkinan ada rekomendasi apakah dia dilakukan rehap jalan atau dilakukan rehap yang menetap," ujar AKBP Gembong Yudha.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved