Pileg 2019

Terima Hasil Audiensi dengan KPU, Ini Keluhan Hanura Kalbar

kalau dia mau pakai hukum rimba kami juga bisa, kami juga jago, tapi kami tidak mau karena kita negara hukum, kami patuh hukum

Terima Hasil Audiensi dengan KPU, Ini Keluhan Hanura Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Perwakilan Partai Hanura Kalbar, melalui Ketua DPD-nya, Suyanto Tanjung audiensi dengan KPU Kalbar, Jumat (28/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Perwakilan Partai Hanura Kalbar, melalui Ketua DPD-nya, Suyanto Tanjung akhirnya menerima hasil dari audiensi dengan KPU Kalbar, Jumat (28/12/2018)

Walaupun begitu, Suyanto tetap menyesalkan dikeluarkannya OSO dari DCT dan berharap agar sang Ketum dapat dikembalikan dalam DCT DPD.

"Hari ini kita minta keadilan, inikan negara hukum, marilah kita sama-sama mematuhi hukum, dengan adanya putusan hukum terbaru yang diputuskan oleh MA dan PTUN yang di menangkan Ketum kami, kami cintai, kami banggakan, tentu kami minta keadilan kenapa beliau tidak dimasukan, nah ini yang kami tuntut, KPU netral, jaga netralitas, kenapa KPU bermain politik, ada putusan hukum berkilah lagi, inikan negeri hukum, apalagi yang mau ditanyanya oleh KPU RI toh sudah ada putusan hukum, putusan hukum terdahulu dari MK telah kami ajukan banding, gugatan dan kami memenangkan itu, kenapa KPU ngotot, itu aja pernyataan kita," kata Ketua DPD Kalbar, Suyanto Tanjung, Jumat (28/12/2018).

Karena hal tersebutlah, kata Anggota DPRD Kalbar ini menggelar aksi dan disertai para tokoh masyarakat.

"Maka seluruh kader Hanura bersama dengan tokoh masyarakat se-Kalbar melakukan aksi unjuk rasa hari ini karena kecewa dengan lembaga negara yang tidak patuh hukum, kalau dia mau pakai hukum rimba kami juga bisa, kami juga jago, tapi kami tidak mau karena kita negara hukum, kami patuh hukum," jelas Suyanto Tanjung.

Baca: Dukung Pemberantasan Mafia Bola, Syahril: Sepak Bola Kita Sulit Berkembang Karena Mafia Bola

Baca: Sambil Menangis, Ifan Seventeen Ceritakan Detik-detik Jenazah Dylan Sahara Ditemukan

Walaupun memang, diakuinya dari hasil Audiensi, pihaknya menerima penjelasan KPU Kalbar.

"Tentu kami memahami apa yang disampaikan oleh Ketua KPU Kalbar, hanya sekali lagi, disini diterima sebagai calon, kenapa hari ini tidak memenuhi syarat lagi, kalau memenuhi syarat ya sudah, kan itu yang persepsi kita, secara hukum semuanya sudah benar yang dilakukan oleh kami ketum kami, hari ini kami melakukan aksi tidak ada sedikitpun memberitahukan ketum kami dan beliau tidak tau apa yang kami lakukan ini, karena cintanya kami ke beliau maka kami lakukan ini," tuturnya.

Namun, Suyanto Tanjung kembali mengatakan, jika aspirasi yang disampaikan tidak dipenuhi KPU RI, pihaknya akan kembali menggelar aksi dengan massa yang lebih besar.

"Kami akan menuntut lebih keras lagi, menurunkan orang lebih banyak lagi, kami mengingkan beliau dimasukan lagi, jika tidak pemilu pun jangan ada lagi disini," tutupnya. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved