Bupati AM Nasir Serahkan Sertifikat Tanah ke Masyarakat

Acara berlangsung di BPN Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (28/12/2028). Hadir seluruh masyarakat Kapuas Hulu yang menerima Sertifikat Tanah tersebut.

Bupati AM Nasir Serahkan Sertifikat Tanah ke Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir saat menyerahkan sertifikat tanah tahun 2018 ke masyarakat Kapuas Hulu, yang menerima Sertifikat Tanah tersebut, di BPN Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (28/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir (AM.Nasir) membagikan sertifikat tanah tahun 2018, yang merupakan program Presiden RI Jokowi Dodo melalui Badan Pertahanan Nasional (BPN) khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu.

Acara berlangsung di BPN Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (28/12/2028). Hadir seluruh masyarakat Kapuas Hulu yang menerima Sertifikat Tanah tersebut.

Tampak juga Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu Muhammad Sukri, sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan Kepolisian, TNI, kepala OPD dilingkungan Pemda Kapuas Hulu, dan para tamu undangan lainnya.

Baca: Midji Minta Masyarakat Kalbar Isi Malam Tahun Baru Dengan Kegiatan Bermanfaat dan Evaluasi Diri

Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir menyatakan, ini merupakan program strategis nasional bagaimana masyarakat harus mendapatkan sertifikat tanah.

"Adanya program nasional tersebut, salah satu menyelesaikan aset dan masalah sengeketa tanah itu sendiri," ujarnya.

Nasir menjelaskan, tahun 2019 target dari BPN sertifikat tanah sebanyak 17 ribu sertifikat. Dengan ini, Bupati meminta kepada pemerintah desa yang belum menyelesaikan persoalan sengketa batas, untuk tidak dimasukkan dalam program nasional ini.

"Jadi jangan sampai setelah di urus sertifikat tanah, malah tak bisa dan menjadi persoalan, akibat dari sengeketa batas tersebut," ucapnya.

Dengan ini Nasir mengucapkan selamat kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat tanah dari BPN. "Artinya tanah yang dimiliki itu sudah ada kekuatan hukum.

Serta diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," ucapnya.

Baca: Steve Emmanuel Terancam Hukuman Mati, Pernah Bikin Publik Geger di Tahun 2008 Karena Ini

Halaman
12
Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved