Guna Pemutahiran Data Pemilih, KPU Sintang Dampingi Perekaman KTP-el di Lapas Sintang 

“Jika memang sudah terdaftar, maka difasilitasi dengan pemilih dikategorikan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb),” jelasnya.

Guna Pemutahiran Data Pemilih, KPU Sintang Dampingi Perekaman KTP-el di Lapas Sintang 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Ketua KPU Kabupaten Sintang, Hazizah  mendampingi Disdukcapil Sintang melakukan Perekaman KTP-el bagi warga binaan yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Lapas Kelas II B Sintang, Kamis (27/12/2018) pagi.   

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Ketua KPU Kabupaten Sintang, Hazizah mengatakan hari ini pihaknya mendampingi Disdukcapil Sintang melakukan Perekaman KTP-el bagi warga binaan yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Lapas Kelas II B Sintang, Kamis (27/12/2018) pagi. 

“Dukcapil sudah dua kali melakukan perekaman dengan jemput bola di Lapas. Namun karena ada surat dari Kemendagri untuk jemput bola, makanya KPU ikut mendukung karena terkait dengan pemutakhiran data pemilih,” jelasnya.

Baca: Lapas Sintang Apresiasi Perekaman KTP-el Bagi Warga Binaan

Baca: Perekaman KTP-el Serentak Nasional, Dinas Dukcapil Jemput Bola di Lapas Sintang

Ia mengatakan, melalui jemput bola perekaman e-KTP yang dilakukan kali ini, warga binaan yang belum terdaftar sebagai pemilih di Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP), dimasukkan ke dalam Daftar Pemilik Khusus (DPK) untuk DPK II. 

“Jika memang sudah terdaftar, maka difasilitasi dengan pemilih dikategorikan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb),” jelasnya.

Sementara, bagi warga binaan Lapas Sintang dari Melawi yang sudah terdaftar di DPTHP, jika ingin memilih pada Pemilu Serentak 2019 di Sintang, pihaknya akan akan membuatkan DPTb surat pindah memilih atau A5. 

Hazizah mengatakan, pemilih di Lapas Sintang cukup banyak. Pada pemilu serentak nanti, akan ditempatkan satu TPS di Lapas Sintang. Namun jika pemilihnya lebih dari 300, maka akan dibuat dua TPS lagi.

"Bagi yang melakukan perekaman hari ini, kalaupun bertambah tetap menjadi pemilih DPK menggunakan KTP-el. Kalau untuk Lapas dan rumah sakit menjadi prioritas kita, nanti ada kebijakan atau regulasi terbaru," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved