BMKG Imbau Warga Tepi Laut Waspada Gelombang dan Pasang Air Laut Maksimum, Ihsan: Bukan Tsunami

Selain potensi hujan deras, masyarakat Ketapang dan Kayong Utara, khususnya yang berada di tepi pantai diimbau untuk mewaspadai potensi banjir rob.

BMKG Imbau Warga Tepi Laut Waspada Gelombang dan Pasang Air Laut Maksimum, Ihsan: Bukan Tsunami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Kepala BMKG Ketapang Kelas III Rahadi Oesman, Aqil Ihsan. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Rahadi Oesman Ketapang mengimbau kepada masyarakat Ketapang dan Kayong Utara untuk mewaspadai terjadinya hujan deras serta banjir rob di dua wilayah tersebut. Air pasang laut diperkirakan akan mencapai puncaknya antara 24-27 Desember. Rabu (26/12/2018).

Kepala BMKG Ketapang, Aqil Ihsan, mengatakan, berdasarkan prakiraan untuk wilayah Kalbar, khususnya Ketapang dan Kayong Utara diperkirakan dari tanggal 23 Desember hingga satu pekan kedepan berpotensi terjadi hujan deras.

Baca: Camat Kendawangan Imbau Warga Tidak Dirikan Bangunan di Tepi Pantai

Ini bisa saja terjadi karena disebabkan adanya aliran masa udara di Laut Jawa sehingga wilayah selatan Kalbar bisa terkena dampaknya.

Selain potensi hujan deras, masyarakat Ketapang dan Kayong Utara, khususnya yang berada di tepi pantai diimbau untuk mewaspadai potensi banjir rob.

"Puncak maksimum pasang kami perkiraan sekitar tanggal 24 sampai 27 Desember. Imbauan ini untuk waspada gelombang dan pasang maksimum, bukan terhadap tsunami," jelasnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved