Tinorma Sebut Edi Kamtono Langsung Perintahkan Jajaran OPD Cek Lokasi Pembakaran Sampah di Pot Bunga

Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, sudah sering memeriksa lokasi jadikannya pot bunga, sebagai tempat pembakaran sampah oleh masyarakat

Tinorma Sebut Edi Kamtono Langsung Perintahkan Jajaran OPD Cek Lokasi Pembakaran Sampah di Pot Bunga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Kepala DLH Kota Pontianak, Tinorma Butar-butar. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, sudah sering memeriksa lokasi jadikannya pot bunga, sebagai tempat pembakaran sampah oleh masyarakat di Jalan Gajahmada.

Kadis DLH, Tinorma Butar-butar menuturkan sebelum adanya perbuatan tak bertanggungjawab dari oknum masyarakat yang merusak fasilitas publik tersebut, pihaknya sudah meninjau dilokasi.

Memang ada yang salah dari pemanfaatan tempat sampah yang ditempatkan Pemkot Pontianak di Coffee Street tersebut.

"Memang keberadaan tempat sampah disana salah pemanfaatannya. Padahal Pemerintah Kota Pontianak menempatkan tempat sampah disana untuk pejalan kaki serta pengunjung, bukan untuk para pedagang kaki lima dan ruko yang ada," ucap Tinorma saat. Diwawancarai, Rabu (26/12/2018).

Baca: 15 Ucapan Selamat Tahun Baru, Sangat Cocok Dikirim Via WhatsApp, Facebook, Instagram

Baca: Sri Juliani Termotivasi Lolos Pra PON dan PON

Baca: Budaya Asing Drag Queen dan Dampak Negatifnya Bagi Generasi Bangsa

Lebih lanjut dijelaskannya, memang masyarakat disana menjadikan tempat sampah yang diperuntukkan bagi pejalan kaki, malah untuk enampung sampah mereka, dan ia terkejut mendengar ada masyarakat yang membakar sampah di pot bunga.

Hal tersebut jelas, sudah menyalahi aturan, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait disebutnya langsung diinstruksikan oleh Wali Kota Pontianak didalam grup whatsapp khususnya mengarahkan Satpol PP untuk kelokasi.

"Selain itu kami dari DLH juga sudah ada tim yang turun kelokasi untuk mengumpulkan bukti, itu jelas sudah salah,"tambahnya.

DLH akan memberikan edaran pada masyarakat setempat tidak boleh lagi membuang sampah sembarangan dan dibak sampah sepanjang Coffee Street, karena hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki atau pengunjung.

"Kita himbau seluruh masyarakat dikawasan tersebut, tidak boleh menaruh sampah didepan rumahnya. Jadi sampah yang mereka punya harus disimpan dibelakang sebelum orang mengangkutnya atau mereka membuang sendiri di TPS, karena akan mengganggu estetika keindahan yang ada,"pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved