Motif dan Kronologi Penembakan Perwira TNI di Jatinegara, Serempetan Berujung Maut

Kapendam Jaya Kolonel (Inf) Kristomei Sianturi menjelaskan motif Serda JR, anggota TNI AU, menembak Letkol Dono Kuspriyanto.

Motif dan Kronologi Penembakan Perwira TNI di Jatinegara, Serempetan Berujung Maut
Screenshot YouTube
Motif dan Kronologi Penembakan Perwira TNI di Jatinegara 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kapendam Jaya Kolonel (Inf) Kristomei Sianturi menjelaskan motif Serda JR, anggota TNI AU, menembak Letkol Dono Kuspriyanto.

Menurut Kristomei Sianturi, penembakan terhadap Letkol Dono Kuspriyanto adalah murni tindak kriminal.

"Terjadi serempetan antara kendaraan yang dinaiki korban dan terduga pelaku di Jalan Jatinegara Barat," ujar Kristomei Sianturi dalam keterangan pers, Rabu (26/12/2018) siang.

Tetapi, Letkol Dono Kuspriyanto tidak berhenti dan dikejar oleh pelaku.

"Lalu lintas cukup padat, kendaraan tidak bisa melaju dengan cepat, sehingga bisa dikejar oleh pelaku," ujar Kristomei Sianturi.

Penembak Letkol Dono Kuspriyanto Ternyata Anggota TNI Aktif

Baca: Sempat Kejar-kejaran, Pembunuh Anggota TNI Tembakkan 8 Peluru

Baca: Anggota TNI Berpangkat Letkol Tewas Diberondong Tembakan di Dalam Mobil Dinasnya

Karena mobil Letkol Dono Kuspriyanto tidak berhenti, pelaku kemudian mengeluarkan tembakan.

Tembakan dua kali tidak digubris oleh korban sehingga kendaraan korban masih melaju.

"Pelaku kemudian kembali lepas tembakan," ujar Kapendam.

Letkol Dono Kuspriyanto akhirnya menghentikan mobil setelah tekena tembakan di bagian pelipis dan punggung tembus ke depan.

Halaman
1234
Editor: Rizky Zulham
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved