Mashudi Apresiasi Pada Dinas Terkait Yang Berhasil Mencegah Virus Anjing Gila Masuk Kota Pontianak

Menang berhadapan langsung pada masyarakat disetiap wilayahnya. Sering ia mendengar ada warga yang terkena gigitan kucing, anjing

Mashudi Apresiasi Pada Dinas Terkait Yang Berhasil Mencegah Virus Anjing Gila Masuk Kota Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Anggota DPRD Kota Pontianak, Mashudi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Kota Pontianak, Mashudi memberikan apresiasi pada Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan Kota Pontianak serta dinas lainnya yang berhasil mencegah virus rabies yang selama ini menyerang sebagian daerah Kalbar, tak masuk di Kota Pontianak.

Keberhasilan ini menurutnya patut diberikan apresiasi atas kinerja yang baik, khususnya para Dokter Hewan yang bertugas setiap hari keliling memantau hewan yang ada dimasyarakat baik liar maupun peliharaan.

Baca: Jaga Iklim Investasi, Pemkot Pontianak Jaga Serangan Penyakit Menular

Baca: Jaga Iklim Investasi, Pemkot Pontianak Jaga Ketat Serangan Penyakit Anjing Gila

Selain pada Dokter Hewan, apresiasi diberikannya pada petugas Puskesmas yang.

Menang berhadapan langsung pada masyarakat disetiap wilayahnya. Sering ia mendengar ada warga yang terkena gigitan kucing, anjing segera ditangani di Puskesmas walaupun tidak terbukti menularkan virus rabies.

"Baguslah, patut kita berikan apresiasi atas kinerja pihak terkait yang selama ini sangat gencar turun lapangan mencegah masuknya virus rabies dan virus lainnya, yang dibawa oleh hewan," ucap Mashudi saat diwawancarai, Selasa (25/12/2018).

Mengenai adanya, Pusat Pengawasan Hewan (Puskeswan) yang akan diresmikan awal tahun depan disambutnya antusias.

Ia berharap adanya Puskeswan semakin meningkatkan kinerja pihak terkait dalam memantau dan mengawasi hewan-hewan yang ada di Pontianak dan memperketat proteksi terhadap hewan yang akan masuk di Kota Pontianak sehingga tak membawa virus yang membahayakan.

"Adanya Puskeswan harus difungsikan dengan maksimal, jangan hanya menjadi tempat tapu kegiatannya kurang," harap Mashudi.

Sebuah yang kota yang aman memang disebutnya menjadi indikator setiap investor yang akan masuk menanamkan investasinya.

Apabila Pontianak aman dari wabah penyakit, maka diharapkan semakin banyak pula investor yang mau menanamkan modal mereka.

"Semoga adanya Puskeswan menambah semangat dan masyarakat juga harus maksimalkan layanan yang ada. Bisa jadi secara berkala harus dicek hewan peliharaannya, kan banyak warga yang melihara kucing, anjing dan lainnya," ucap Mashudi.

Semakin sering hewan peliharaan diperiksa, maka kemungkinan terserang penyakit semakin kecil karena sudah terdeteksi sejak dini.

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved