Hindari Kelangkaan, Pemkab Kubu Raya Minta Pertamina Tambah Kuota Gas 3 Kg di Wilayah Perairan

Menurutnya ini juga sebagai langkah menyambut Natal dan tahun baru agar kebutuhan gas dapat terpenuhi.

Hindari Kelangkaan, Pemkab Kubu Raya Minta Pertamina Tambah Kuota Gas 3 Kg di Wilayah Perairan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Salah Satu Pangkalan Gas Elpiji Di Kecamatan Sungai Raya. 

Laporan Wartawan Tribunpontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Mengatasi kelangkaan Gas Elpiji 3kg di Kubu Raya, menurut Kepala dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Kubu Raya, Nora Sari Arani mengatakan Pertamina telah melakukan beberapa langkah.

Diantaranya menurut dia dengan menyalurkan gas elpiji 3kg ke daerah yang rawan kelangkaan.

"Pertamina sudah melakukan penyaluran langsung tepat sasaran (PLTS), pada titik-titik langka di kirim gas 3kg sebanyak 560 tabung. Diantaranya kecamatan sungai raya sudah ada beberapa perusahaan melakukan operasi pasar, kemudian desa korek dan lingga yang masing-masing disalurkan 560 tabung gas dengan harga sesuai HET," ujarnya.

Baca: Sekretaris KNPI Mempawah Pesankan Kader dan Pengurus KNPI Jaga Integritas

Baca: Martin Akan Fokus Tingkatkan Perekonomian Masyarakat di 2019

Menurutnya ini juga sebagai langkah menyambut Natal dan tahun baru agar kebutuhan gas dapat terpenuhi.

"Ini memang dilakukan untuk menyambut Natal dan Tahun Baru maka dilakukannya PLTS ini," tuturnya.

Namun diakui oleh Nora memang masih ada kendala untuk daerah perairan yang cukup terpencil. Dimana harga gas Elpiji 3kg bisa mencapai berkali-kali lipat untuk pertabungnya.

"Terkait didaerah perairan, manager Pertamina minta bantu kami menetapkan SK ongkos angkut, Seperti sub penyalur BBM. Nah kalau BBM itu ada aturannya dari BPH migas kalau gas belum ada," tuturnya.

Karena itu ia menyarankan agar Pertamina dapat lebih efisien dalam menyalurkan gas elpiji 3kg tersebut.

"Saran kami Pertamina lebih menata tata niaganya kalau bisa Kouta ditambah teelebib di daerah pesisir," tuturnya

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved