Geger! Warga di Sanggau Dikejutkan Penemuan Wanita Tewas Tergantung di Pohon 5,5 Meter

Kemudian saksi bersama istrinya pulang memberitahukan kepada warga setempat bahwa ada orang yang gantung diri.

Geger! Warga di Sanggau Dikejutkan Penemuan Wanita Tewas Tergantung di Pohon 5,5 Meter
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi gantung diri 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Warga dusun Tani Jaya, desa Pusat Damai, kecamatan Parindu, kabupaten Sanggau digegerkan dengan penemuan mayat wanita atas nama Mita alias Ayang (19) warga desa Nek Sawak, kecamatan Meliau, Minggu (23/12/2018).

Ia nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dahan pohon langer dengan ketinggian 5,5 meter dengan menggunakan seutas tali jenis kapuak warna coklat dengan panjang sekitar satu meter di kebun hutan di dusun Tani Jaya.

Baca: Tagana Sanggau Siaga Satu Hadapi Bencana Banjir

Baca: Respon Ifan Seventeen saat Dengar Istrinya Selamat dari Tsunami Banten: Mohon Doanya

Kapolsek Parindu, Ipda Sapja menjelaskan kronologis kejadian, Pada Minggu 22 Desember 2019 sekira pukul 12.30 Wib pada saat saksi dengan istrinya pergi ke kebun di untuk mencari sayur, sambil melihat buah di sana.

“Pada saat saksi akan melihat buah dan keatas saksi melihat, celana bunga-bunga warna pink sedang tergantung didahan pohon langer dengan mengunakan tali kapuak dengan panjang sekira satu Meter, ” katanya, Minggu (23/12/2018).

Mita alias Ayang (19) warga desa Nek Sawak, kecamatan Meliau saat ditemukan dalam keadaan gantung diri di dusun Tani Jaya, desa Pusat Damai, kecamatan Parindu, kabupaten Sanggau, Minggu (23/12/2018)
Mita alias Ayang (19) warga desa Nek Sawak, kecamatan Meliau saat ditemukan dalam keadaan gantung diri di dusun Tani Jaya, desa Pusat Damai, kecamatan Parindu, kabupaten Sanggau, Minggu (23/12/2018) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA)

Kemudian saksi bersama istrinya pulang memberitahukan kepada warga setempat bahwa ada orang yang gantung diri. Kemudian pihak kepolisian mendatangi TKP.

“Barang bukti yang diamankan berupa tali Kapuak sepanjang satu meter yang digunakan untuk gantung diri, Sandal jepit motif bunga-bunga warna pink, baju kaos warna hitam, celana kain motif bunga-bunga warna merah putih pink, Jepit rambut warna merah dan pink, ” ujarnya.

Selanjutnya, kata Kapolsek, pihaknya melakukan koordinasi dengan Unit Idenfikasi, Olah TKP, Mencatat identitas korban dan para saksi-saksi, melakukan koordinasi dengan Puskesmas Parindu, melakukan visum bersama Dokter Puskesmas Parindu, Mengamankan Barang Bukti.

Yuk Follow Akun Instagram tribunpontianak:

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved