Breaking News:

Bawaslu dan Keuskupan Kabupaten Ketapang Sepakat Jaga Larangan Kampanye di Tempat Ibadah

Silaturahmi antara pimpinan Bawaslu dan Bapak Uskup yang didampingi Pastor Sutadi, Pr. yang juga selaku Pastor Paroki Katedral St. Gemma Galgani

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Bawaslu Kabupaten Ketapang dan Keuskupan Ketapang Sepakat Jaga Larangan Kampanye di Tempat Ibadah. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG -  Bawaslu Kabupaten Ketapang menyambangi Keukuskupan Ketapang untuk melakukan anjangsana (silaturahmi) sekaligus sosialisasikan larangan kampanye di tempat ibadah. Kamis, (13/12/2018).

Dalam kunjungannya, ketua Bawaslu Kabupaten Ketapang, Nuriyanto meyampaikan maksud dan tujuan silaturahmi sekaligus untuk sosialisasikan produk hukum terkait larangan kampanye di tempat ibadah.

Baca: Bawaslu Ketapang Ingatkan Peserta Pemilu dan Tim Kampanye untuk Tidak Kampanye di Rumah Ibadah

Baca: Polsek Pontianak Timur Laksanakan Pengamanan Kegiatan Ibadah Umat Kristiani

“Untuk melakukan fungsi pencegahan, kami bersilaturahmi ke tokoh Gereja termasuk Mgr. Pius Riana Prabdi, Pr. selaku Uskup Keuskupan Kabupaten Ketapang. Terlebih saat ini sudah memasuki bulan hari raya Natal dan Tahun Baru," ungkap Nuriyanto.

Silaturahmi antara pimpinan Bawaslu dan Bapak Uskup yang didampingi Pastor Sutadi, Pr. yang juga selaku Pastor Paroki Katedral St. Gemma Galgani, sangatlah harmonis. Keharmonisan ini ditunjukkan dengan kesamaan tujuan antara pihak Keuskupan Ketapang dengan Bawaslu untuk menegakkan Peraturan yang berlaku terkait larangan Kampanye di tempat ibadah.

“Saya berterima kasih atas informasi ini, dan saya juga akan memperbanyak himbauan Bawaslu ke seluruh Paroki di Keuskupan Ketapang terkait larangan Kampanye di tempat ibadah," sebut Mgr. Pius.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved