LIVE STREAMING TVOne, Kompas TV: Tsunami di Selat Sunda, Jumlah Korban Tsunami Bertambah

LIVE STREAMING TVOne, Kompas TV: Tsunami di Selat Sunda, Jumlah Korban Tsunami Bertambah

LIVE STREAMING TVOne, Kompas TV: Tsunami di Selat Sunda, Jumlah Korban Tsunami Bertambah
Youtube
LIVE STREAMING TVOne, Kompas TV: Tsunami di Selat Sunda, Jumlah Korban Tsunami Bertambah 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Live Streaming TVOne, Kompas TV: Tsunami di Selat Sunda, Jumlah Korban Tsunami Bertambah.

Saksikan Live Streaming TVOne, Kompas TV kabar terbaru Tsunami di Selat Sunda melalui link berikut:

">Link 1

">Link 2

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD ) Lampung Selatan dan BPBD Banten mengeluarkan data terbaru korban tsunami Pantai Anyer dan Lampung Selatan. 

Hingga Minggu (23/12/2018 ) pukul 07:00 Wib, Jumlah korban tsunami Pantai Anyer dan Lampung Selatan di Banten Jawa Barat mencapai 36 orang meninggal dunia. 

Awalnya Korban tsunami Pantai Anyer dan Lampung Selatan disebutkan 20 orang.

Kemudian sekitar pukul 05:30 WIB, data korban Tsunami Pantai Anyer dan Lampung Selatan naik menjadi 29 orang orang.

Wartakotalive.com kemudian melakukan pengecekan kembali dan data korban meninggal akibat tsunami Pantai Anyer dan Lampung Selatan sampai pukul 07:00 WIB menjadi 36 orang.

Korban luka-luka sampai pukul 07:00 tercatat 89 orang di Lampung Selatan. Banyak bangunan rusak parah. 

Rincian korban tersebut adalah korban meninggal di pesisir Pantai Pandeglang berjumlah 29 orang dan dari Lampung Selatan, tepatnya dari dua kecamatan yaitu Kecamatan Kalianda dan Kecamatan Rajasabasa berjumlah 7 orang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan Ketut Sukerta yang dihubungi Wartakotalive.com menyebutkan, korban tewas berasal dari 2 kecamatan yang terkena dampak paling parah.

"Sampai pagi ini korban meninggal ada 7 orang. Mereka berasal dari dua kecamatan, yaitu Rajabasa dan Kalianda," ujar Ketut Sukerta.

"Mereka masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit," ujar Ketut Sukerta.

Menurut Ketut Sukerta, bisa saja korban bertambah karena saat ini anggotanya masih terus melakukan pendataan korban manusia, maupun bangunan, dan yang lainnya akibat tsunami di Lampung Selatan.

Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved