KOHATI HMI Komisariat Syariah Cabang Pontianak Gelar Aksi Peringati Hari Ibu Nasional

Sekitar 100 bunga dibagikan, guna mengingatkan masyarakat mengenai peringatan hari ibu nasional.....

KOHATI HMI Komisariat Syariah Cabang Pontianak Gelar Aksi Peringati Hari Ibu Nasional
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
Korps HMI Wati (KOHATI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syariah Cabang Pontianak menggelar aksi Peringati Hari Ibu Nasional, di Bundaran Digulis Kota Pontianak, Sabtu (22/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Korps HMI Wati (KOHATI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syariah Cabang Pontianak menggelar aksi Peringati Hari Ibu Nasional, di Bundaran Digulis Kota Pontianak, Sabtu (22/12/2018).

Puluhan Kader KOHATI HMI Komisariat Syariah Cabang Pontianak ini, menggelar aksinya dengan cara membagikan bunga kepada pengendara motor.

Baca: Gelar Aksi Bela Muslim Uyghur, Ini Harapan HMI Komisariat Syariah Cabang Pontianak

Baca: Peringati Hari Ibu Sekaligus Gelar Aksi Bela Muslim Uyghur, Inilah Yang Dilakukan HMI Pontianak

Sekitar 100 bunga dibagikan, guna mengingatkan masyarakat mengenai  peringatan hari ibu nasional.

Ketua Umum KOHATI Komisariat Syariah Cabang Pontianak, Nurhidayati mengatakan bahwa aksi ini digelar untuk mengajak masyarakat Kota Pontianak untuk mengingat kembali sosok ibunya.

"Untuk saya secara pribadi ibu adalah sosok yang menghidupkan kita, baik dari kita awal kita tidak mengenal dirinya, sampai sekarang kita mengenal dunia. Jadi ibu itu sosok yang harus kita ingat walaupun awal dari kita bangun sampai kita tidur," ujarnya kepada awak media.

Nurhidayati mengungkapkan peringatan hari Ibu ini, merupakan hari yang sangat ditunggu. Sehingga kami mengajak warga Kota Pontianak untuk ingat kembali kepada ibunya.

"Ada masyarakat yang terlalu sibuk bekerja hingga lupa Ibunya di rumah, bagaimana keadaanya dan lain sebagainya. Jadi di sini kami khususnya Kohati Komisariat Syariah, mengajak masyarakat Pontianak untuk mengingat kembali sosok ibunya," tambahnya.

Nurhidayati menilai bunga identik dengan sosok wanita dan juga bentuk kasih sayang. Dengan membagikan bunga membagikan bunga yang diberi sedikit parfum, pihaknya berharap masyarakat yang mendapatkannya bisa mengingat ibunya.

"Supaya nanti masyarakat yang kami bagikan bagikan itu, entah itu remaja ataupun anak  SMA. Mereka pulang bisa memberikannya pada ibunya, walaupun ini hanya simbol bunga. Tapu kuncinya ketika dia menyampaikan bunga ini kepada ibunya, dia juga bisa menyampaikan Ibu selamat hari ibu dan bisa sekalian juga mengungkapkan perasaannya," pungkasnya.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved